Jepang dan Korea Selatan Bukan Lagi hanya Pemanis Piala Dunia

Jepang dan Korea Selatan sudah berkembang pesat sehingga layak dianggap sebagai tim penantang dalam Piala Dunia.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memang belum ada sejarahnya negara-negara Asia menembus final Piala Dunia, termasuk Jepang dan Korea Selatan yang merupakan langganan. Tapi, bukan berarti seluruh negara kawasan tersebut hanya menjadi pelengkap dan pemanis dalam setiap pentas bola dunia.

Kiprah negara Asia sejak mengikuti Piala Dunia pada 1938 memang masih tergolong minim. Tercatat hanya ada lima negara yang berhasil melewati fase grup dan lolos ke fase gugur.

Daftarnya mencakup Korea Utara, Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Tim terakhir sebenarnya termasuk negara di luar benua Asia, tapi menjadi bagian dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2006.

Itu pun, lajunya tidak begitu jauh. Rata-rata hanya melaju sampai babak 16 besar. Pencapaian terbaik tim Asia di fase gugur hanya lah Korea Selatan yang menembus semifinal Piala Dunia 2002. Kebetulan saat itu Taegeuk Warriors berstatus sebagai tuan rumah bersama Jepang.

Saat itu Korea Selatan berhasil mengalahkan Italia (2-1) pada babak 16 besar, Spanyol (0-0, 5-3 adu penalti), sebelum dikandaskan Jerman (0-1) di semifinal serta kalah dari Turki (3-4) dalam perebutan peringkat ketiga.

Jepang dan Korea Selatan Bukan Pemanis Lagi

Pun begitu, seiring berjalannya waktu tim-tim Asia kini mulai berkembang. Terutama Korea Selatan dan Jepang, yang kini seolah menjelma sebagai jagoan benua kuning di Piala Dunia.

Pengamat sepak bola, Dhaneswara, menyebut Jepang dan Korea Selatan kini bukanlah tim pemanis atau pelengkap Piala Dunia. Tapi jadi andalan Asia.

"Kalau menurut saya, tim Asia kalau Arab Saudi, Yordania, Irak, bahkan Uzbekistan, itu mungkin masih akan jadi pemanis," kata Dhaneswara saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (2/6/2026).

"Tapi kalau Jepang dan Korea, enggak bisa dipandang sebelah mata sekarang. Nah ini harapannya di sini, untuk melangkah jauh gitu lho. Soalnya kan sudah lama enggak lewat dari 16 besar, cuma Korea satu-satunya tim yang sempat lolos lebih dari 16 besar kan," tambahnya.

Rekam Jejak Bagus

Baik Jepang maupun Korea Selatan memang dua tim Asia dengan rekam jejak mentereng. Pada edisi terakhir saja, mereka berhasil lolos dari fase penyisihan grup bersama dengan Australia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bahkan Jepang, nyaris menembus perempat final andai tak kalah adu penalti lawan Kroasia dengan skor 1-3, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Dhaneswara pun cukup percaya dengan Jepang sekarang. "Jadi ini kesempatan buat Jepang sama Korea sebetulnya kalau melihat keadaan terkini dari timnya. Terutama Jepang sekarang ini berkembang banget," ucap Dhanes, sapaan akrabnya. "Apalagi hampir semua pemainnya itu kan dia main di liga Eropa dan kualitas liga yang meningkat, bikin akhirnya pemain-pemain Jepang ini laku di Eropa juga," tambahnya.

Halaman
Show All
Dimas Ramadhan Wicaksana, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan