Ungkit Era Xabi Alonso, Komentar Kylian Mbappe Isyaratkan Kekacauan Internal Real Madrid

Kylian Mbappe melontarkan sindiran halus terkait hilangnya identitas permainan Real Madrid di paruh kedua, yang diduga kuat mengarah kepada Vinicius Junior.

Diterbitkan 16 Mei 2026, 17:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Gaya permainan Real Madrid pada periode tersebut dinilai jauh lebih rapi secara struktur serta mengedepankan aspek kedisiplinan. Selain itu, tim juga sanggup memperlihatkan taji di panggung Liga Champions berkat implementasi strategi kepelatihan yang sangat matang.

Namun, roda berputar pasca-insiden yang melibatkan Vinicius dalam laga El Clasico. Keharmonisan hubungan Alonso dengan beberapa pilar tim dikabarkan merenggang, hingga berujung pada hilangnya dukungan internal bagi sang pelatih asal Spanyol tersebut.

Puncak dari disharmoni tersebut terjadi pada bulan Januari, di mana Alonso secara resmi dibebastugaskan dari jabatannya. Keputusan krusial dari manajemen ini yang kemudian dianggap sebagai titik balik negatif bagi perjalanan Real Madrid di musim ini.

Era Arbeloa Tidak Membawa Perbaikan

Guna mengisi kekosongan kursi kepelatihan, pihak manajemen klub lantas menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai suksesor dari Alonso. Walau demikian, kebijakan pergantian nakhoda ini terbukti gagal mendongkrak kembali performa Real Madrid ke level tertinggi.

Pada pertandingan debutnya mendampingi tim, Arbeloa langsung mendapati kenyataan pahit lantaran Real Madrid didepak dari panggung Copa del Rey oleh Albacete, klub yang berkompetisi di kasta kedua. Hasil minor tersebut disusul dengan kemerosotan performa di kancah La Liga serta kegagalan total di babak perempat final Liga Champions usai ditumbangkan oleh Bayern Munchen.

Sejumlah pengamat sepak bola memberikan analisis bahwa Real Madrid seolah kehilangan arah dan cetak biru permainan di bawah kendali Arbeloa. Tim dinilai bermain tanpa adanya organisasi yang tertata dan terkesan terlampau bertumpu pada kualitas individu masing-masing pemain saja.

Rilis pernyataan dari Mbappe belakangan ini seolah menyingkap tabir bahwa rasa frustrasi kini mulai menjangkiti internal skuad itu sendiri. Menilik dari situasi pelik yang tengah terjadi, Real Madrid diprediksi akan melewati jendela transfer musim panas dengan beban tekanan yang tinggi serta agenda evaluasi total.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan