Prediksi Portugal vs Spanyol: Duel Iberia di 16 Besar Piala Dunia 2026

Portugal dan Spanyol akan berhadapan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium.

Diterbitkan 05 Juli 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua rival Iberia, Portugal dan Spanyol, di AT&T Stadium, Selasa (7/6/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini diprediksi menjadi salah satu sorotan utama di fase gugur turnamen.

Portugal, di bawah asuhan Roberto Martinez, berhasil lolos setelah melewati hadangan Kroasia dengan skor 2-1 di pertandingan sebelumnya. Kemenangan ini memastikan kelanjutan mimpi Piala Dunia bagi Cristiano Ronaldo.

Sementara itu, Spanyol menunjukkan performa dominan dengan menaklukkan Austria 3-0 di babak 32 besar. Tim Matador ini juga dikenal dengan pertahanan solidnya yang belum kebobolan satu gol pun.

Perjalanan Dramatis Portugal Menuju Perempat Final

Kemenangan Portugal atas Kroasia tidak diraih dengan mudah. Gol Josko Gvardiol untuk Kroasia sempat dianulir karena offside, setelah "snickometer" mengkonfirmasi adanya sentuhan yang membuat Pasalic berada dalam posisi offside. Hasil tersebut tidak hanya memperpanjang perjalanan Ronaldo, tetapi juga mengakhiri kiprah Luka Modric di turnamen ini.

Portugal mencatat sejarah baru dengan kemenangan tersebut, menjadi yang pertama kalinya mereka memenangkan pertandingan Piala Dunia setelah tertinggal sejak tahun 1966 saat melawan Korea Utara. Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2010 dan 2018 terhenti di babak 16 besar, begitu pula di Euro 2020. Mereka juga tersingkir di perempat final pada Piala Dunia 2022 dan kejuaraan kontinental 2024.

Dalam lima pertandingan terakhir Piala Dunia, Portugal mencatat dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Secara keseluruhan di semua kompetisi, performa Portugal adalah empat kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan.

Spanyol Tampil Impresif dengan Taktik Baru

Spanyol melaju ke babak 16 besar dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Austria. Dua gol dicetak oleh Mikel Oyarzabal, sementara Pedro Porro menyumbang satu gol lainnya. Ini merupakan kemenangan non-fase grup pertama Spanyol di Piala Dunia sejak Andres Iniesta membawa mereka juara pada final 2010.

Tim Matador kini mencatat tiga kemenangan beruntun di Piala Dunia. Mereka juga berhasil mencetak lebih dari satu gol dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1994. Di bawah pelatih De la Fuente, Spanyol telah beralih dari gaya "tiki-taka" ke pendekatan yang lebih vertikal, intens, dan berkecepatan tinggi, umumnya menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pertahanan mereka menjadi sorotan, menjadi salah satu dari dua tim yang belum kebobongan gol, bersama tuan rumah Meksiko. Bahkan, Spanyol tidak menghadapi satu pun tembakan tepat sasaran di pertandingan babak 32 besar, sebuah rekor yang terakhir terjadi pada final Piala Dunia 2014 antara Argentina dan Jerman. Secara historis, Spanyol unggul dalam rekor pertemuan dengan Portugal, hanya kalah tujuh kali dari 41 pertandingan. Namun, salah satu kekalahan tersebut terjadi melalui adu penalti di final Nations League 2024-25.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan