FIFA Siapkan Aturan Baru Piala Dunia 2026 Guna Batasi Drama Buang Waktu

FIFA dan IFAB merilis aturan baru untuk Piala Dunia 2026, termasuk pembatasan ketat pergantian pemain dan langkah antisipasi buang waktu, demi pertandingan yang

OlehThomas
Diterbitkan 25 Maret 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

FIFA Perketat Regulasi Cegah Buang Waktu di Lapangan

Untuk lebih mengurangi pemborosan waktu, wasit kini berhak memulai hitungan mundur visual lima detik jika sebuah tim terlihat sengaja memperlambat lemparan ke dalam atau tendangan gawang.

Jika bola tidak kembali ke permainan saat hitungan mundur berakhir, penguasaan bola akan diberikan kepada tim lawan untuk lemparan ke dalam, atau tendangan gawang akan diubah menjadi tendangan sudut jika tertunda. Aturan ini melengkapi prinsip yang sudah ada mengenai kiper yang tidak boleh memegang bola terlalu lama, di mana pelanggaran dapat berujung pada tendangan sudut untuk tim lawan.

Penanganan cedera di lapangan juga mengalami perubahan. Pemain yang menerima perawatan di lapangan dan menyebabkan penundaan permainan akan diminta untuk meninggalkan lapangan dan tetap berada di luar selama satu menit setelah permainan dimulai kembali. Namun, aturan ini tidak berlaku jika pemain yang cedera disebabkan oleh pelanggaran yang menghasilkan kartu kuning atau merah bagi lawan.

Perluasan Peran VAR demi Keadilan Pertandingan

Sistem VAR akan memiliki kewenangan yang diperluas untuk meninjau keputusan penting yang dapat memengaruhi hasil pertandingan. VAR kini dapat meninjau keputusan kartu kuning kedua yang tidak tepat dan keputusan tendangan sudut yang salah, jika ada kesalahan yang jelas.

Selain itu, VAR juga dapat meninjau kasus kesalahan identitas, di mana wasit menghukum pemain yang salah untuk pelanggaran yang menghasilkan kartu merah atau kuning. Penyesuaian ini memberikan kesempatan lain bagi ofisial pertandingan untuk mengoreksi keputusan penting, memastikan keadilan dan transparansi dalam setiap laga.

Latar Belakang dan Tujuan Utama Perubahan Aturan

Perubahan aturan ini disetujui dalam Rapat Umum Tahunan ke-140 IFAB di Hensol, Wales. Tujuan utama dari semua langkah ini adalah untuk menjaga alur permainan, mengurangi waktu henti tambahan, dan memastikan lebih banyak waktu dihabiskan dengan bola dalam permainan.

FIFA memastikan bahwa implementasi aturan ini bertujuan menciptakan pengalaman bertanding yang lebih adil dan transparan bagi semua pihak, serta meningkatkan kualitas sepak bola secara keseluruhan. Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen pertama dengan 48 tim peserta, menandai perubahan besar dalam sejarah kompetisi, sehingga efisiensi permainan menjadi semakin krusial.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan