2 Penyebab Manchester United Gagal Gaet Wonderkid 16 Tahun dari Swedia

Manchester United tidak jadi merekrut pemain berusia 16 tahun yang sangat menjanjikan dari Swedia. Ada dua penyebabnya.

OlehThomas
Diterbitkan 01 November 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United harus gigit jari untuk mendapatkan talenta berbakat Swedia Kevin Filling. Karena terganjal peraturan, Setan Merah harus merelakan wonderkid 16 tahun itu merapat ke klub Bundesliga.

Filling tampil sangat baik bersama klub AIK Fotball. Bakat besarnya membuat MU tergiur untuk membawanya ke Inggris. Namun peraturan dari Uni Eropa mengganjal keinginan MU memiliki Filling segera.

Sesuai aturan, MU baru bisa merekrut Filling ketika sudah genap berusia 18 tahun. Setan Merah harus menunggu sampai tahun 2027 untuk bisa mendaratkan Filling ke Inggris.

Faktor lain yang membuat Filling tidak jadi bergabung ke MU menurut Manchester Evening News karena fokus utama klub saat ini adalah merekrut talenta berbakat dari tanah Inggris.

Pencari bakat akademi MU saat ini ditugaskan berburu talenta berbakat lokal karena lebih mudah didapatkan ketimbang mengejar pemain dari luar Inggris yang akan merepotkan klub dalam hal peraturan.

Dengan batalnya MU merekrut Filling maka klub Bundesliga RB Leipzig yang berpeluang untuk memenangi persaingan.

Kebijakan Baru Manchester United

MU sejak era kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe memang begitu aktif merekrut talenta berbakat untuk ditampung di tim akademi. Ratcliffe ingin Setan Merah mencetak pemain bintang sendiri ketimbang membeli dengan harga mahal.

Beberapa talenta sudah berhasil diamankan MU seperti Chido Obi, Ayden Heaven hingga Sekou Kone. Mereka masih terus berburu wonderkid. Yang diutamakan adalah pemain yang memang sudah tinggal di tanah Inggris.

Investasi Manchester United

MU di musim panas 2025 lalu juga melakukan investasi penting ketika merekrut kiper muda Belgia Senne Lammens untuk menggantikan Andre Onana. Lammens memberikan kesan awal yang memuaskan bagi fans dan tim kepelatihan MU.

Lammens sukses membantu MU meraih tiga kemenangan beruntun di Liga Inggris. Kinerja Lammens mengundang decak kagum karena banyak melakukan penyelamatan penting membantu Setan Merah meraih kemenangan terutama di laga kontra Liverpool dan Brighton and Hove Albion.

Posisi Manchester United

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Banjir Besar Melanda Jelang Asian Games 2026, Tim Indonesia Siapkan Skenario Alternatif

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan