Liputan6.com, Jakarta - Memelihara lele dan ayam di halaman rumah dapat dilakukan dalam skala kecil, tetapi penataannya perlu diperhatikan sejak awal. Kolam lele yang airnya tidak terkelola dan kandang ayam dengan kotoran lembap sama-sama dapat menjadi sumber bau tidak sedap.
Kuncinya bukan sekadar menutupi bau, melainkan mengatur posisi, menjaga kebersihan, serta mengendalikan kelembapan di sekitar kolam dan kandang. Dengan penataan yang tepat, area pemeliharaan tetap lebih nyaman dan risiko bau menyengat dapat diminimalkan.
Sebagai inspirasi, berikut cara menata kolam lele dan kandang ayam di halaman rumah agar tidak bau, dihadirkan Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (10/9).
Advertisement
1. Beri Jarak antara Kolam Lele dan Kandang Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344790/original/020479200_1789004835-952a93df-38b5-4d0a-b1e6-a125d8bd57a9.jpeg)
Jangan menempatkan kolam lele dan kandang ayam berdempetan tanpa ruang pemisah. Berikan jarak yang cukup agar kotoran, sisa pakan, air cucian kandang, atau percikan air tidak mudah masuk ke kolam.
Area pemisah juga membuat masing-masing tempat lebih mudah dibersihkan. Idealnya, jalur di antara kolam dan kandang memiliki permukaan yang tidak mudah becek sehingga air dapat diarahkan menjauh dari keduanya.
Penataan seperti ini juga penting untuk menjaga kualitas air kolam. Kotoran dan bahan organik yang masuk ke kolam dapat meningkatkan beban organik dan berkontribusi terhadap penurunan kualitas air serta munculnya bau.
Advertisement
2. Letakkan Kandang Ayam di Area dengan Sirkulasi Udara Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344791/original/030833100_1789004835-9238d4b9-d5ad-48d5-b905-175e26c0b0f6.jpeg)
Kandang ayam sebaiknya berada di tempat yang memiliki pertukaran udara cukup, bukan di sudut halaman yang tertutup rapat oleh tembok atau bangunan. Ventilasi membantu mengeluarkan udara kotor dan gas seperti amonia dari dalam kandang.
Namun, ventilasi bukan berarti kandang harus berada di tempat yang terkena angin kencang secara langsung. Yang dibutuhkan adalah aliran udara yang baik tanpa membuat ayam terus-menerus terkena hembusan angin secara berlebihan.
Jika halaman terbatas, manfaatkan sisi kandang yang terbuka dan hindari menutup seluruh dinding dengan bahan yang menghambat aliran udara. Posisi kandang dengan sirkulasi yang baik membantu menjaga kelembapan sekaligus mengurangi penumpukan bau di sekitar halaman.
3. Gunakan Litter yang Menyerap Kelembapan di Kandang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344792/original/039125000_1789004835-dfafcfe4-b1fb-4a94-980a-7055ef323165.jpeg)
Lantai kandang ayam sebaiknya tidak dibiarkan langsung bersentuhan dengan tumpukan kotoran yang basah. Gunakan litter, seperti sekam yang sesuai untuk kandang, untuk membantu menyerap kelembapan dari kotoran dan menjaga permukaan lantai tetap lebih kering.
Bagian litter yang basah atau menggumpal perlu segera diambil dan diganti. Sekam yang terlalu basah dapat meningkatkan kelembapan kandang dan berkontribusi terhadap munculnya bau tidak sedap.
Litter juga perlu dirawat secara berkala, bukan hanya ditambahkan terus-menerus di atas kotoran lama. Pembalikan sekam dan pembersihan bagian yang sudah terlalu kotor membantu menjaga kondisi kandang tetap lebih higienis.
Advertisement
4. Atur Kolam Lele agar Mudah Dibersihkan dan Dikontrol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344793/original/047553300_1789004835-422bf253-cd0b-4cf8-9f34-4d1cc4bfd506.jpeg)
Kolam lele sebaiknya ditempatkan di area yang mudah dijangkau ketika memeriksa kondisi air, memberi pakan, atau melakukan perawatan. Jangan meletakkannya di lokasi yang menyulitkan pembuangan air ketika kolam perlu dibersihkan atau air perlu diganti.
Perhatikan pula kondisi sekitar kolam agar rumput, sampah, dan kotoran tidak mudah masuk ke dalam air. Area sekitar kolam yang bersih membantu mengurangi masuknya bahan organik tambahan yang dapat mengganggu kualitas air.
Jika air kolam mulai berbau sangat tajam, jangan hanya mengandalkan pewangi atau bahan penutup bau. Periksa kualitas air dan kondisi ikan terlebih dahulu, karena bau dapat berkaitan dengan penumpukan bahan organik dan pengelolaan pakan atau air yang kurang tepat.
5. Jangan Memberikan Pakan Lele dan Ayam Secara Berlebihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344794/original/055677900_1789004835-c37fb57a-db3c-4081-91fc-5ac5b4d92926.jpeg)
Sisa pakan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika memelihara lele maupun ayam di halaman rumah. Pada kolam lele, pakan berlebih dapat menambah akumulasi bahan organik dan menurunkan kualitas air.
Karena itu, jumlah pakan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi ikan. Hindari kebiasaan menambahkan pakan terus-menerus hanya karena ikan masih terlihat aktif ketika diberi makan.
Prinsip serupa berlaku pada kandang ayam. Sisa pakan yang tercecer di sekitar kandang sebaiknya segera dibersihkan karena dapat bercampur dengan kotoran, menarik hama, dan membuat area pemeliharaan lebih sulit dijaga kebersihannya.
Advertisement
6. Pisahkan Jalur Pembuangan Air dari Kolam dan Kandang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344795/original/068528100_1789004835-a492e18c-405e-4aba-a00d-94ab97da0eb5.jpeg)
Air bekas mencuci kandang ayam sebaiknya tidak dialirkan menuju kolam lele. Kotoran dan bahan organik dari kandang dapat mencemari air kolam sehingga kualitas air lebih sulit dikendalikan.
Buat jalur pembuangan yang mengarahkan air limbah menjauh dari kolam. Permukaan di sekitar kandang juga sebaiknya tidak memiliki cekungan yang membuat air bercampur dengan kotoran kemudian menggenang. Pengelolaan lingkungan yang baik memang perlu mencegah genangan, penumpukan kotoran, dan sisa pakan di sekitar kandang.
Hal yang sama berlaku ketika melakukan penggantian atau pembersihan kolam. Air buangan jangan diarahkan ke area kandang karena dapat membuat lingkungan menjadi basah dan kotor. Dengan jalur pembuangan yang jelas, kedua area pemeliharaan lebih mudah dirawat secara terpisah.
7. Bersihkan Kandang dan Area Kolam Secara Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344796/original/077245900_1789004835-0f820946-aed3-4cdc-b682-e8f268c395c9.jpeg)
Penataan yang baik tetap membutuhkan perawatan rutin. Kotoran ayam yang menumpuk, litter basah, sisa pakan, dan bahan organik di sekitar kolam perlu dibersihkan sebelum menjadi sumber bau yang semakin kuat.
Untuk kandang, perhatikan terutama bagian yang basah atau menggumpal dan segera keluarkan dari area pemeliharaan. Lingkungan sekitar kandang juga perlu dijaga dari genangan, tumpukan kotoran, dan sisa pakan.
Sementara itu, kolam lele perlu dipantau dari kondisi air dan sisa pakan yang menumpuk. Jadi, cara paling efektif untuk menjaga halaman tetap minim bau bukan dengan satu bahan tertentu, melainkan kombinasi antara jarak penempatan, sirkulasi udara, pengendalian kelembapan, pemberian pakan yang tepat, pengelolaan air, dan kebersihan rutin.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menata Kolam Ikan Lele dan Kandang Ayam di Halaman Rumah agar Tidak Bau
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337193/original/082818200_1788236451-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-01T111508.347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344627/original/053981100_1788955416-cek_fakta_soimah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499207/original/032366000_1770779753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-11T101208.314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344789/original/010457100_1789004835-77f1ce0c-630c-448e-b269-447dbca5e0d2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)