Semifinal IBL 2025: Satria Muda Sikat Pelita Jaya, Dewa United Bungkam Rans

Satria Muda menang di kandang sendiri pada game pertama semifinal IBL 2025. Sedangkan Dewa membungkam tuan rumah Rans.

OlehThomas
Diperbarui 10 Juli 2025, 21:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Hasil berbeda didapat dua tim yang bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu di game pertama semifinal IBL 2025. Satria Muda Jakarta sukses menghajar tamunya yang merupakan juara bertahan Pelita Jaya Jakarta. Sedangkan Rans Simba Bogor malah dipermalukan tamunya Dewa United.

Satria Muda mampu tampil ciamik di kandangnya Britama Arena, Kamis (10/7/2025). Tim asuhan Youbel Sondakh menang telak 88-66 atas Pelita Jaya. SM pun unggul 1-0. Game kedua akan gantian digelar di kandang Pelita Jaya 12 Juli nanti.

Duel Satria Muda melawan Pelita Jaya sebenarnya berjalan begitu alot dan ketat. Satria Muda mendominasi kuarter pertama. Mereka sempat unggul delapan poin sebelum dipangkas menjadi hanya setengah bola di akhir kuarter pertama.

Di kuarter dua, Pelita Jaya bisa bangkit. Mereka bahkan sempat berbalik unggul tujuh poin lewat tembakan tiga angka Andakara Prastawa. Namun Satria Muda bisa mengejar di akhir kuarter dua lewat Shannon Evans dan Ali Bagir. Paruh pertama pun ditutup sama kuat 40-40.

Memasuki kuarter tiga, Satria Muda menggila. Mereka membuat 29 poin. Pertahanan SM juga begitu baik. Bisa meredam serangan PJ sehingga cuma membuat 11 angka.

Satria Muda bisa mendominasi kuarter tiga berkat permainan menawan Artem Pustovyi. Center asal Ukraina itu begitu gemilang sepanjang kuarter tiga dengan membuat 10 angka. Amine Noua juga tampil ciamik di kuarter tiga dengan sumbangan delapan angka termasuk dua tembakan tiga angka.

Satria Muda Dominan

Pada kuarter terakhir, Satria Muda pun makin merajalela. Mereka beberapa kali bisa unggul sampai 20 poin. Pelita Jaya kesulitan mengejar. Pertandingan pun berakhir dengan selisih 20 angka, 86-66.

Artem dan Evans menjadi pencetak angka terbanyak di SM pada laga ini. Kedua pemain impor ini sama-sama mendulang 16 poin. Sedangkan Noau finis dengan 13 angka. Ali Bagir dan Widyanta Putera Teja juga memberikan kontribusi apik dengan sembilan dan delapan poin.

Di kubu Pelita Jaya, JaQuori McLaughlin yang mencetak poin terbanyak, 21. Namun MVP KJ McDaniels belum bisa kembali ke bentuk permainan terbaiknya usai sembuh dari sakit flu. Eks pemain NBA itu cuma membuat enam poin. Hanya dua tembakannya yang masuk dari 14 percobaan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sementara itu Rans Simba tak berdaya saat kedatangan Dewa United di Gumnasium Sekolah Vokasi IPB. Mereka kalah telak 69-100. Rans harus main dengan dua pemain asing di laga ini. Augusto Lima terkena skorsing. Kekalahan Ran Simba Bogor tak lepas dari start buruk mereka. Di kuarter pertama, Rans cuma bisa membuat empat poin saja. Sedangkan Dewa United leluasa mendulang poin dengan total 23 di kuarter awal. Selanjutnya Dewa United makin leluasa. Pasukan Pablo Favarel itu terus menjuah dari Rans. Bahkan saat paruh pertama berakhir, Dewa United sudah unggul sampai 28 poin. Rans Simba coba bangkit di kuarter dua. Usaha mereka membuahkan hasil. Keunggulan Dewa dipangkas menjadi 23 angka saja saat kuarter tiga berakhir. Namun Rans Simba tidak bisa semakin memangkas jarak di kuarter empat setelah pemain asing andalannya KJ Buffen terkena foul out sehingga tak bisa melanjutkan pertandingan. Dewa United pun tidak lagi terbendung untuk meraih kemenangan telak di game pertama. Dewa pun di atas angin ke final IBL 2025 karena akan gantian menjamu Rans di game kedua 12 Juli nanti. Gelvis Solano jadi bintang lapangan kemenangan Dewa United. Dia membuat 27 poin dan delapan assists. Di kubu Rans, Devon van Oostrum memimpin dengan raihan 30 angka.  

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan