Malam Tak Masuk Akal di Allianz Arena: Kala PSG Gulung Inter dan Taklukkan Eropa

Bukan sekadar menang, mereka menggulung Inter Milan dengan skor yang tak masuk akal: 5-0.

Diterbitkan 01 Juni 2025, 08:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sepuluh menit kemudian, skornya menjadi empat. Umpan kedua dari Dembele malam itu diarahkan ke Khvicha Kvaratskhelia. Tanpa keraguan, pemain Georgia itu melepaskan tembakan rendah yang menembus jala Inter. PSG menunjukkan bahwa mereka tak hanya unggul talenta, tapi juga mematikan dalam eksekusi.

Gianluigi Donnarumma sempat memamerkan penyelamatan luar biasa dari peluang emas Thuram. Namun, malam itu ditakdirkan untuk ditutup dengan kemegahan. Senny Mayulu, juga 19 tahun, masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol kelima usai menyulam kombinasi cantik dengan Barcola—gol yang memecahkan rekor kemenangan terbesar dalam final Liga Champions.

Dominasi Total Sebuah Karya Sempurna

PSG tak sekadar menang. Mereka menampilkan sepak bola yang sempurna dari segala aspek—teknis, fisik, dan taktik. Tim asuhan Luis Enrique bermain seolah mereka tahu setiap detik pertandingan adalah bagian dari sejarah yang sedang mereka ukir. Ini bukan sekadar final, ini adalah pertunjukan seni.

Di sisi lain, Inter tampak seperti bayangan diri mereka sendiri. Tak mampu menandingi intensitas, tak bisa menahan gelombang serangan PSG yang datang bertubi-tubi. Dari peluit awal hingga akhir, mereka hanya bisa menyaksikan dominasi lawan tanpa daya.

Bagi PSG, ini adalah puncak dari ambisi yang selama ini nyaris menjadi beban. Di Munich, beban itu meleleh menjadi air mata kebahagiaan. Mereka kini bukan hanya raksasa finansial, tapi juga raksasa sepak bola. Untuk pertama kalinya, dengan cara yang tak akan pernah dilupakan, mereka berhasil menaklukkan Eropa.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan