4 Fakta Kemenangan Atalanta di Final Liga Europa: Trofi Eropa Perdana hingga Pupusnya Harapan Treble Leverkusen

Atalanta sukses merengkuh trofi Liga Europa usai menghajar Bayer Leverkusen di final pada Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. Simak fakta-fakta menarik di balik kemenangan La Dea atas Leverkusen melalui artikel berikut ini.

Diterbitkan 23 Mei 2024, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Klub Italia Pertama yang Juara Liga Europa Setelah Berganti Nama

Tak hanya merengkuh trofi Eropa perdana lewat kemenangan atas Bayer Leverkusen, Atalanta juga berhasil memastikan diri sebagai tim Italia pertama yang menyandang status juara Liga Europa sejak kompetisi tersebut berganti nama.

Seperti diketahui, ajang yang baru saja dikuasai La Dea sebelumnya dikenal dengan istilah Piala UEFA. Akan tetapi pada musim 2009/2010, perhelatan ini berubah penyebutan menjadi Liga Europa.

Sejak saat itu, belum ada tim Italia yang berhasil menjadi kampiun. Klub LaLiga Sevilla cukup sering menjadi raja Liga Europa, dengan mereka juga sempat merengkuh trofi musim lalu. 

Sementara itu, tim Italia teranyar yang berjaya di Piala UEFA sebelum berganti nama ialah Parma pada musim 1998/1999.

3. Putus Rekor Tak Terkalahkan Bayer Leverkusen

Sementara itu bagi Bayer Leverkusen, menangnya Atalanta di final Liga Europa 2023/2024 menandai putusnya rekor tak terkalahkan mereka musim ini. 

Seperti diketahui, anak-anak asuh Xabi Alonso sebelumnya tampil begitu spartan dan belum sekali pun menelan hasil minor dalam 51 pertandingan di berbagai ajang yang diikuti sepanjang kampanye 2023/2024. 

Leverkusen bahkan keluar sebagai kampiun Bundesliga dengan catatan nihil kekalahan. Dari total 34 duel Liga Jerman yang mereka lewati, sebanyak 28 di antaranya berbuah kemenangan, sedangkan 6 sisanya hanya berujung seri.

4. Peluang Treble Winners Bayer Leverkusen Pupus

Tidak hanya menjadi pemberi kekalahan perdana, Atalanta juga bertanggung jawab atas pupusnya peluang treble Bayer Leverkusen musim ini. 

Skuad racikan Xabi Alonso sejatinya berpeluang merengkuh tiga gelar di kampanye 2023/2024 setelah memenangkan Bundesliga dan lolos ke final Liga Europa serta DFB Pokal. 

Sayangnya, hasil minor 0-3 melawan La Dea membuat Leverkusen dipastikan gagal mewujudkan cita-cita tersebut. Mereka kini tinggal memiliki satu peluang trofi lagi saat menghadapi Kaiserslautern pada Minggu (26/5/2024).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda IndrasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan