Sadio Mane Tumbang saat Piala Dunia 2022 Makin Dekat, Rakyat Senegal Keringat Dingin

Piala Dunia 2022 tinggal hitungan hari, tetapi Sadio Mane membuat rakyat Senegal khawatir setelah mengalami cedera saat membela Bayern Munchen menghadapi Werder Bremen.

Diterbitkan 09 November 2022, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Senegal datang ke Piala Dunia 2022 dengan status sebagai raja Afrika. Tim berjuluk Singa Teranga itu mengelahkan Mesir pada partai final Piala Afrika 2021. Tim yang diperkuat bintang anyar Bayern Munchen Sadio Mane itu menang adu penalti 5-4.

Menariknya, Senegal menyegel tiket ke Piala Dunia 2022 juga menghadapi Mesir dalam pertandingan yang menegangkan di babak ketiga kualifikasi. Lagi-lagi, penalti adalah jalan yang harus ditempuh untuk menentukan pemenang antara Senegal dan Mesir.

Pertandingan antara Senegal vs Mesir berlangsung dua leg. Mesir unggul 1-0 di leg pertama. Namun, Senegal membalasnya pada leg kedua yang berlangsung di Stade me Abdoulaye Wade pada 30 Maret 2022. Senegal juga menang 1-0.

Alhasil, karena agregat sama 1-1, pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan. Akan tetapi, tak ada gol yang tercipta dalam waktu 2 x 15 menit.

Duel pun harus dilanjutkan melalui babak adu penalti. Tiga penenndang Segal berhasil mencetak gol, sedangkan Mesir cuma mencetak satu gol.

Alhasil, Senegal mendapatkan tiket bermain di Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Mesir lewat drama adu penalti 4-2.

 

Memori Piala Dunia 2002

Bagi Senegal, Piala Dunia 2022 adalah edisi ketiga yang mereka ikuti. Sebelumnya, Senegal tampil di Piala Dunia 2002 Jepang-Korea Selatan, dan Piala Dunia 2018 Rusia.

Senegal menorehkan prestasi terbaik di Piala Dunia 2002 dengan lolos hingga babak perempatfinal.

Dalam laju yang luar biasa itu, Senegal sang debutan berhasil menumbangkan Prancis 1-0 yang berstatus sebagai juara bertahan saat itu.

Penampilan Senegal terbilang luar biasa karena saat itu, Prancis masih diperkuat skuat juara 1998. Mereka adalah Vincent Candela, Bixente Lizarazu, Patrick Vieira, Youri Djorkaeff, Lillian Thuram, hingga Fabien Barthez. Adapun Gol kemenangan Senegal dicetak Papa Bouba Diop pada menit ke-30.

 

Harapan Dihancurkan Turki

Kemenangan atas Prancis menjadi modal penting bagi Senegal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2002.

Karena setelah itu mereka menuai hasil imbang dua kali melawan Denmark dan Uruguay. Senegal pun lolos ke sistem gugur sebagai runner up dengan poin lima.

Di babak 16 besar, Senegal berhadapan dengan Swedia. Lewat babak tambahan waktu, Senegal mengunci kemenangan dengan skor 2-1.

Sayangnya, laju mereka harus terhenti di babak perempat final. Senegal dikalahkan Turki 0-1 lewat gol emas Ilhan Mansiz.

Saat itu, FIFA masih menerapkan golden goal alias gol emas untuk menentukan pemenang di waktu tambahan. Aturan tersebut kemudian dihapus, karena dianggap justru lebih menyakitkan.

 

Ambisi Besar Senegal

Di partisipasi yang ketiga, Senegal kini tidak hanya ingin menjadi tim pelengkap di Piala Dunia. Penyerang Senegal, Sadio Mane menegaskan, timnya akan bersaing untuk merah gelar juara.

"Piala Dunia adalah mimpi saya yang baru. Pertama, saya harus lolos (ke Piala Dunia). Namun, saya juga ingin percaya pada proyek gila ini. Memenangi Piala Dunia bersama Senegal adalah salah satunya," kata Mane.

"Jika kami berhasil, tentu saja, saya akan berbicara kepada semua pemain hebat yang bercita-cita untuk meraih Ballon d'Or setiap tahun," ucapnya, dilansir African Football.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Mohamad Taufik, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan