Berikut Biaya Penyelenggaraan Piala Dunia, Anda Mau Jadi Investor?

Menyelenggarakan Piala Dunia adalah urusan yang mahal. Biaya yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah turnamen ikonik ini menjadi tren meningkat sejak 1994.

Diterbitkan 27 September 2022, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Acara-acara itu hanya merupakan bagian dari permadani hiburan yang ditawarkan kepada para penggemar selama turnamen. Ada Pulau Al Maha, dengan arena seluncur es, sirkus, dan taman hiburannya; Lusail, kota pertama yang dibangun untuk Piala Dunia, di mana bulevar pusat akan menampilkan "parade kendaraan" dan pertunjukan cahaya futuristik; Doha Corniche, parade keliling artis jalanan dan "suasana karnaval"; dan tentu saja klub pantai, hingga taman penggemar.

Qatar, dengan kata lain, berjanji akan mengadakan pertunjukan, dan mereka telah menyampaikannya. Tidak ada biaya yang dihemat.

Momen yang Menghidupkan Atmosfer Piala Dunia

Bukan sepak bola yang membuat Piala Dunia, tapi momen di mana permainan itu menakjubkan hingga menggigit kuku. Ketika apa yang terjadi di lapangan terukir dalam ingatan kolektif seperti tato yang cerah dan tahan lama atau bekas luka yang sakit. Tetapi, lebih sering dari itu, adalah sesuatu yang lebih halus. Piala Dunia, pada intinya, adalah sebuah perasaan.

Hal yang paling diingat dari Rusia, empat tahun lalu, misalnya, bukan Prancis yang tampil sebagai pemenang. Bukan Kroasia, negara berpenduduk lima juta, mencapai final. Bukan pula kegagalan juara bertahan Jerman yang tersingkir di babak penyisihan grup.

Apa yang membuat Rusia 2018 adalah Nikolskaya, jalan di pusat Kota Moskow yang menjadi pusat penggemar dari seluruh dunia. Kota itu penuh dengan bendera dan lagu.

Itu adalah pemandangan ribuan demi ribuan orang Peru di jalan-jalan Saransk, selempang merah di hati mereka. Itu adalah perasaan bahwa di tanah padang rumput yang luas, gunung, dan hutan, Anda tidak pernah lebih dari enam kaki dari seorang Kolombia.

Kegembiraan itu, rasa kebersamaan itu, tidak hanya menyentuh mereka yang hadir. Itu menyebar seperti senyuman kepada banyak orang, lebih banyak lagi yang menonton di rumah. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yulianto, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan