Gandhi Fernando Lawan Arus Dominasi Horor Lewat Film Musikal Anak Iyus Jenius

Gandhi Fernando mengaku menikmati tantangan saat menggarap film musikal anak Iyus Jenius.

Diterbitkan 11 September 2026, 12:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gandhi Fernando memproduseri film musikal anak "Iyus Jenius" melawan arus dominasi horor.
  • Produksi "Iyus Jenius" memakan waktu panjang, termasuk perombakan CGI untuk daya tarik anak.
  • Film ini diharapkan membuka ruang bagi karya anak berkualitas dan memperkenalkan wajah baru.

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah dominasi genre horor yang menghiasi bioskop Tanah Air, Gandhi Fernando justru mencoba melawan arus dengan memproduseri film Iyus Jenius. Sebuah musikal anak, yang mengangkat karya-karya legendaris Papa T. Bob.

Gandhi Fernando mengaku menikmati tantangan saat menggarap film yang menyasar penonton anak dan keluarga tersebut. Gandhi melihat masih ada ruang bagi film anak untuk berkembang di bioskop.

"Saat mengerjakan Iyus Jenius kami sadar ternyata membuat film anak memang menantang, tapi justru memberikan kepuasan yang berbeda. Rasanya ingin terus menghadirkan karya-karya yang bisa dinikmati seluruh keluarga sekaligus memberi nilai positif," ujar Gandhi Fernando di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat.

Proses produksi film Iyus Jenius sendiri membutuhkan waktu cukup panjang. Gandhi mengatakan film tersebut sebenarnya telah rampung sejak tahun lalu, tetapi tim melakukan sejumlah perubahan pada tahap pascaproduksi.

"Jadi prosesnya sebenarnya kita filmnya sudah selesai dari tahun lalu sebenarnya. Jadi sekarang kita syuting di 2023...terus proses editing itu makan kurang lebih hampir satu tahun karena kita ada perombakan dari lagu, dari color grading, dari CGI," jelasnya.

 

Masukkan CGI

Salah satu perubahan yang dilakukan pada aspek visual film. Gandhi menambahkan elemen CGI dan animasi agar Iyus Jenius terasa lebih menarik serta sesuai dengan dunia anak-anak.

"Waktu itu editan cut pertama enggak ada CGI sama sekali and then aku ngasih apa ya ngasih masukan kayak kayaknya bagusnya ada banyak pernak-pernik gambar-gambar dan kartun-kartunnya gitu kayaknya lebih lucu dan lebih whimsical buat anak-anak. Nah makanya itu ada perombakan besar di situ," imbuhnya.

Soal Pemilihan Pemain

Selain mengusung cerita yang berbeda, Gandhi juga dikenal memiliki kebiasaan menghadirkan wajah baru dalam film-film produksinya. Ia ingin memberikan kesempatan kepada pemain yang belum banyak dikenal atau sudah lama tidak tampil di layar lebar.

"Kalau untuk pemilihan cast-nya mungkin kalau teman-teman wartawan tahu dari PH saya tuh memang kebanyakan pemainnya tuh pemain baru semua. Kalaupun enggak baru biasanya sudah lama enggak main. Udah lama nggak main tiba-tiba comeback di film saya," tuturnya.

Ruang untuk Film Anak Indonesia

Sementara Adnan Djani yang juga bertindak sebagai produser, melihat masih terbuka luas ruang untuk menghadirkan film anak Indonesia berkualitas. Ia berharap Iyus Jenius menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus membuat cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak Indonesia.

"Kami melihat masih banyak ruang untuk menghadirkan film anak Indonesia yang berkualitas. Semoga Iyus Jenius menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak Indonesia," ucap Adnan Djani.

Film Iyus Jenius dibintangi nama nama seperti Kevin Abadio, Babah T-Bob, Wichita Satari sebagai Mina, Brian Mahesa sebagai Babah Hartono, Adnan Djani, Fernando Hany Putra, Jonathan Alvaro, Rasendrya Adwa Syah Putra, dan Mireille Grimonia. Film ini tayang di bioskop mulai 10 September 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Yang Se Jong dan Kim Se Jeong Dikabarkan Bintangi Drama IT'S 1992

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan