Tentang Stoner dan Laguna Seca (11 Desember 2012)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1051964/original/028003900_1447261389-000_DV1211293.jpg)
“(Casey) Stoner mulai membenciku hanya karena dia kalah. Setelah itu dia selalu senang bicara tentang masa lalu di sirkuit ini. Semua itu dilakukannya karena dia tak cukup memahami apa yang terjadi saat itu, dia kalah!”
Komentar kontroversial ini dilontarkan Rossi pada Desember 2012. Dia mengklaim Stoner, yang saat itu baru saja pensiun, mulai membencinya saat mengalami kekalahan pahit darinya pada seri balapan MotoGP AS di Laguna Seca.
Tentang Fans Ducati (26 September 2012)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2746770/original/087533600_1552094551-000_1EC10X.jpg)
"Sebanyak 90% orang yang menyerang saya adalah fans Ducati. "
Valentino Rossi mencuit lewat akun Twitternya. Menurut dia, mayoritas orang yang “menyerang” dan tidak suka terhadap dirinya adalah fans Ducati.
Kerja sama Rossi dan Ducati selama dua musim (2011 dan 2012) memang tidak berjalan mulus. Bahkan, itu dianggap sebagai fase terburuk Rossi selama berkarier di ajang MotoGP.
Tentang Marquez dan Gagal Finis (20 April 2015)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2102589/original/019289200_1524160794-marquez.jpg)
"Memalukan sekali dia terjatuh. Tapi, bagi saya, dia sendiri yang melakukan kesalahan. Marquez adalah pebalap yang berani bertaruh, ya atau tidak sama sekali. Dia sudah memepet saya di tengah-tengah tikungan. Marquez terus memepet dan saya berteriak-teriak. Saya pikir dia memang agresif, tapi jangan berlebihan!"
Komentar bernada kesal ini terlontar seusai balapan MotoGP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo. Insiden bermula ketika Rossi bermanuver menyalip Marquez yang sedang memimpin balapan.
Usahanya berhasil dan Rossi gantian memimpin. Namun, Marc Marquez tak rela tempatnya direbut The Doctor. Dengan berani dia memepet Rossi, namun akhirnya malah terjatuh.
Tentang Marquez dan Bodyguard Lorenzo (8 November 2015)
"Benar-benar luar biasa. Kami tahu seharusnya balapan dalam berjalan dengan cara yang sama. Kami dalam posisi apik untuk menjadi juara dunia. Setelah MotoGP Motegi, saya unggul 18 poin atas Jorge, tapi di Phillip Island (Australia), yang terjadi sangat aneh karena Marquez berperan menjadi bodyguard Lorenzo."
Komentar keras ini dilontarkan Rossi seusai balapan MotoGP Valencia 2015. Saat itu Rossi gagal juara dunia setelah hanya finis keempat, sedangkan gelar menjadi milik Lorenzo. Dia menuding Marc Marquez sengaja membantu Lorenzo untuk jadi juara dunia MotoGP 2015.
Sumber: Crash, Speedweek, Motorsport
Disadur dari Bola.com (penulis Yus Mei, Published 21/3/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2794146/original/045334700_1556781358-000_1F91YD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1318982/original/033119800_1471328975-2000px-Moto_Gp_logo.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1277196/original/022745400_1467176307-rosii.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413857/original/015758700_1763204123-000_83XE8EZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554582/original/097835500_1776077590-000_9967833.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263724/original/074150600_1781969209-ai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6002262/original/067939100_1778895311-Jorge_Martin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5669117/original/024409200_1778417486-000_B2CM632.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5451319/original/083673700_1766279618-063_2207552805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384859/original/068358500_1760849515-000_79AH2FL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384858/original/063737800_1760849513-000_79AH9E8.jpg)