SOROT BINTANG: Marko Simic, Mesin Gol Harapan Persija

Marko Simic kini menjadi idola baru Persija dan juga sepak bola Indonesia.

Diterbitkan 20 Februari 2018, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama Marko Simic di jagat sepak bola Indonesia langsung melambung usai membela Persija di Piala Presiden 2018. Tak banyak yang menyangka Simic bisa cepat melesat dan bahkan memberi pengaruh yang besar di Persija.

Tak lain gol-gol indah yang disumbang striker berusia 30 tahun ini yang membuat fans Persija bahkan publik sepak bola Indonesia langsung jatuh cinta. Bagaimana tidak, dia mencetak 11 gol sepanjang gelaran Piala Presiden. Ini termasuk jumlah gol terbesar di gelaran Piala Presiden.

Dua dari 11 gol yang dicetaknya juga sangat penting yaitu dilesakkannya saat Persija melawan Bali United di partai final Piala Presiden. Gol yang dicetak Marko Simic juga bukan sembarangan. Dia mencetaknya dengan gaya.

Satu gol Simic di final Piala Presiden dicetak lewat sundulan kepala. Dia menyambar umpan silang yang dilepaskan Rezaldi "Bule" Hehanusa. Sedangkan gol kedua dicetaknya lewat tendangan salto manfaatkan umpan Rohit Chand.

Sebelumnya, gol-gol Simic tercipta sejak fase grup. Penyerang asal Kroasia tersebut sudah menorehkan 3 gol di Grup D. Sementara itu, pada babak perempat final, penyerang asal Kroasia ini menorehkan dua gol ke gawang Mitra Kukar.

Pemain 30 tahun ini semakin buas pada semifinal leg I melawan PSMS Medan. Simic menorehkan hattrick dan membantu Persija Jakarta menang 4-1 atas tim Ayam Kinantan.

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bali United pada final Piala Presiden di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija menang 3-0 atas Bali United. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Simic menorehkan gol kesembilan pada semifinal leg II ketika Persija Jakarta menang 1-0 atas PSMS Medan. Gol tercipta setelah Marko Simic mendapat umpan matang dari Riko Simanjuntak. Tak ada lawan yang bisa menghentikan Super Simic. Bahkan Bali United pun menyebut kekalahan timnya di final gara-gara eks striker Melaka United itu. “Selamat untuk Persija. Kita melakukan beberapa kesalahan. Simic menjadi pembeda di babak pertama. Ada kesalahan di babak pertama dari bola mati. Babak kedua sudah berusaha tampil bagus,” ujar pelatih Bali United, Hans-Peter Schaller. “Dia ([Marko Simic](3297725 "")) pemain bagus. Striker yang sangat berkualitas. Dia membuat perbedaan untuk Persija,” ucapnya menambahkan.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan