Cerita Pramono Anung Soal Persija, Bad Mood, dan STY

Pramono mengaku memiliki harapan baru setelah Persija menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.

Diterbitkan 26 Juni 2026, 14:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur Pramono Anung sering bad mood karena Persija belum juara lagi.
  • Harapan baru muncul setelah Persija menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.
  • Shin Tae-yong diharapkan akhiri puasa gelar Persija sebelum HUT Jakarta ke-500.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku kerap bad mood karena Persija Jakarta belum juga kembali meraih gelar juara.

Hal itu disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KONI Provinsi DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2030 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (26/6/2026).

"Saya kalau lihat Diky (Ketua Umum Jakmania), langsung mood saya hilang karena Persija enggak juara-juara," kata Pramono.

Meski begitu, Pramono mengaku memiliki harapan baru setelah Persija menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.

"Begitu sekarang sudah mendatangkan Shin Tae-yong, ada hiburan sedikit," ujarnya.

Harapan ke STY

Pramono berharap kehadiran Shin mampu mengakhiri puasa gelar Persija, terlebih Jakarta akan merayakan hari jadinya yang ke-500 pada 2027, sementara Persija memasuki usia ke-100 pada 2028.

"Jadi kadonya lebih awal lah," ucapnya.

Persija terakhir kali menjuarai Liga 1 pada musim 2018. Sejak itu, tim berjuluk Macan Kemayoran belum lagi mengangkat trofi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Harapan kini tertuju kepada Shin Tae-yong untuk membawa Persija kembali bersaing di papan atas sekaligus mengakhiri penantian panjang para pendukungnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6