Shin Tae-yong Bongkar Penyebab Persija Belum Optimal di Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong menilai Persija Jakarta belum tampil optimal di Piala Presiden 2026 karena persiapan singkat dan minim latihan taktik jelang musim baru.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 16:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta harus mengawali langkah di Piala Presiden 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Macan Kemayoran takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga perdana Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (26/7) malam WIB.

Meski gagal meraih poin, pelatih Shin Tae-yong enggan menilai performa timnya secara berlebihan. Menurutnya, Persija masih berada pada tahap awal pembentukan tim sehingga belum mampu menampilkan permainan terbaik.

Persija sebenarnya mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, gol bunuh diri Radovan Pankov pada babak kedua menjadi pembeda setelah Denis Kolinger sempat mencetak gol yang dianulir karena offside.

Shin optimistis performa Macan Kemayoran akan terus meningkat seiring bertambahnya waktu persiapan. Ia menilai fondasi permainan tim mulai terbentuk meski proses adaptasi belum sepenuhnya selesai.

Persiapan Singkat Jadi Kendala Persija

Shin mengungkapkan bahwa Persija menjalani persiapan yang sangat terbatas sebelum tampil di Piala Presiden 2026. Kondisi tersebut membuat tim belum bisa mencapai level permainan yang diinginkan.

“Seperti yang saya katakan di wawancara sebelumnya, persiapan kami sangat singkat sehingga para pemain tetap berusaha menampilkan yang terbaik. Saya sangat berterima kasih,” ujar STY dikutip dari situs resmi I.League.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menegaskan bahwa timnya belum sempat mengasah aspek taktikal secara maksimal. Menurutnya, para pemain masih membutuhkan waktu untuk menyamakan pemahaman terhadap sistem permainan yang diterapkan.

“Sebenarnya, ini pertandingan pertama, jadi kami belum sempat melakukan latihan taktik secara maksimal, dan kita belum sempat menyamakan persepsi dengan para pemain. Maka wajar jika ada kekurangan di babak pertama. Tapi, saya percaya ke depannya tim ini akan bermain lebih baik lagi dan menunjukkan performa yang semakin meningkat,” tuturnya.

Adaptasi Skuad Masih Terus Berjalan

Selain menyoroti persiapan, Shin juga menjelaskan penyebab gol bunuh diri yang merugikan timnya. Ia menyebut insiden tersebut dipicu miskomunikasi antara pemain belakang dan penjaga gawang.

“Mengenai gol bunuh diri, itu adalah bentuk salah komunikasi antara kiper dan pemain belakang. Tentu ke depannya hal seperti itu tidak boleh terulang lagi,” katanya.

Pada laga melawan Persebaya, Persija langsung menurunkan empat pemain asing baru sejak menit awal, yakni Denis Kolinger, Radovan Pankov, Victor Dethan, dan Aqil Savik. Memasuki babak kedua, STY juga memberi kesempatan debut kepada Kerim Memija, Kyohei Yoshino, Stjepan Loncar, Kwon Chang-hoon, dan Pratama Arhan.

Banyaknya wajah baru yang langsung dimainkan menunjukkan Persija masih berada dalam proses membangun chemistry. Dengan waktu persiapan yang semakin panjang, Shin meyakini permainan Macan Kemayoran akan semakin solid pada laga-laga berikutnya di Piala Presiden 2026.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan