Kereta Anjlok di Prancis, 44 Orang Terluka

Otoritas perkeretaapian dan kepolisian masih menyelidiki penyebab kereta anjlok.

Diterbitkan 12 September 2026, 08:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Paris - Sebuah kereta penumpang anjlok di wilayah barat laut Prancis pada Jumat (11/9/2026). Sebanyak 44 orang terluka dalam insiden tersebut, satu di antaranya dalam kondisi kritis.

Kereta yang mengangkut 186 penumpang itu sedang dalam perjalanan dari Rouen menuju Caen, dua kota di wilayah Normandia, ketika anjlok sekitar pukul 19.45 waktu setempat. Menteri Transportasi Prancis Philippe Tabarot menyampaikan informasi tersebut melalui X.

Otoritas setempat kemudian mengaktifkan prosedur penanganan korban massal. Sebanyak 130 petugas pemadam kebakaran, lima tim medis, dan 80 kendaraan dikerahkan ke lokasi kejadian.

Jaksa Rouen Sebastien Gallois mengatakan 44 orang terluka, termasuk seorang perempuan berusia 18 tahun yang dievakuasi dalam "kondisi kritis".

Menurut keterangan otoritas Prefektur Seine-Maritime, korban berusia 18 tahun itu dievakuasi dengan helikopter ke Rumah Sakit Universitas Rouen.

Salah seorang penumpang bernama Louis, 24 tahun, menceritakan detik-detik sebelum kereta anjlok kepada radio lokal ICI Normandie.

"Tiba-tiba terasa beberapa guncangan. Sekitar tiga detik kemudian, guncangannya semakin kuat," katanya.

"Saya sudah tidak bisa bertahan di tempat duduk. Sebagian kaca jendela pecah dan batu-batu dari jalur rel masuk ke dalam gerbong. Kejadiannya benar-benar mengejutkan. Saya masih gemetar."

SNCF Reseau, pengelola jaringan kereta api Prancis, mengatakan lalu lintas kereta di jalur tersebut telah dihentikan. Pasokan listrik di jalur itu juga diputus agar petugas darurat dapat bekerja di lokasi.

"Prioritas saat ini adalah menangani para penumpang, kemudian memastikan jalur kembali aman untuk dioperasikan," jelas perusahaan tersebut.

Gallois mengatakan hasil tes narkoba dan alkohol terhadap masinis menunjukkan hasil negatif.

Â