Liga Champions: Peluang Derby Madrid di Final Makin Terbuka

Derby Madrid antara Real Madrid vs Atletico Madrid di final Liga Champions cukup terbuka.

Diterbitkan 28 April 2016, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejak fase grup Liga Champions, Real Madrid tak pernah kalah dari lawan-lawan mereka. Termasuk saat menggebuk Malmo 8-0.

Tidak Jemawa

Itu yang menjadi alasan mengapa Madrid lebih berpeluang untuk lolos ke final ketimbang Manchester City. Meski demikian, pelatih Madrid Zinedine Zidane tak mau jemawa. Dia tetap merendah terkait peluang Los Blancos.

"Sebelum laga lawan City, saya pikir peluang kami 50:50, dan saya masih berpikir peluang kami 50:50. Kami tahu seperti apa kami di kandang, tapi peluang masih 50:50 hingga titik penghabisan. Ini semifinal dan tak pernah mudah," kata Zidane seperti dikutip UEFA.com.

Zinedine Zidane kembangkan senyum usai Real Madrid menang lawan Wolfsburg (Sergio Perez/Reuters)

Tanpa memandang enteng Manchester City, kans Madrid untuk tampil ke final memang lebih besar. Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini mengaku tidak senang dengan hasil imbang. Meski di satu sisi, dia puas karena tak kebobolan di kandang.

Pellegrini mengingatkan jika rekor tandang ManCity cukup menakutkan di Liga Champions musim ini.

"Jika Anda tak bisa menang, maka 0-0 jadi hal terbaik berikutnya. Saya pikir Madrid tidak favorit. Kami selalu tampil bagus di laga tandang musim ini melawan PSG, Dynamo Kyiv dan Sevilla," kata Pellegrini.

Faktor Oblak

Di laga lain, Atletico Madrid petik keuntungan saat menang tipis 1-0 atas Bayern Muenchen dini hari tadi. Kehebatan gelandang Rojiblancos, Saul Nunez mampu membuat Muenchen tak berkutik.

Muenchen sendiri bukan tanpa peluang. Klub besutan Pep Guardiola itu mengalami kebuntuan meski punya banyak peluang.

Tak lain itu karena kegemilangan kiper Atletico Madrid, Jan Oblak dalam menjaga gawang Ateltico Madrid.

Kiper Atletico Madrid Jan Oblak menepis tendangan bintang Barcelona Lionel Messi (REUTERS/Andrea Comas)

Muenchen bahkan sampai ungkapkan kekesalan bobol gawang Oblak lewat sebuah kicauan lucu di akun twitter mereka. "Ini bukan malam kami #AtletiFCB" begitu kicauan akun twitter @FCBayernEN.

Pujian pun tak pelak diberikan pelatih Bayern Muenchen, Josep 'Pep' Guardiola. Dia mengaku pasukannya tak punya cara yang jelas bobol gawang Oblak.

"Kiper mereka bagus, tapi ini salah kami juga. Kami terlalu jauh dari mereka," ujar Guardiola.

Faktor Oblak bakal sangat menentukan saat Muenchen menjamu Atletico Madrid pada 4 Mei nanti di leg kedua semifinal Liga Champions. Jika mampu lebih intens memberi serangan, Muenchen bisa rebut kemenangan.

Namun, Atletico bakal berusaha keras untuk curi gol di laga leg kedua nanti.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan