Para Legenda Bulu Tangkis Berbagi Ilmu di Cilegon

"Lewat Djarum Badminton All Star di Cilegon ini, kami berharap semangat bulu tangkis bisa tertular ke Cilegon."

Diterbitkan 17 Maret 2015, 05:28 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Cilegon Ratusan pebulu tangkis muda yang terbagi dalam dua kategori, kelompor umur U-13 dan U-15 memenuhi GOR ASA, Cilegon, Banten, Sabtu (14/3/2015) lalu. Dengan begitu antusias, serius, dan santai, mereka memperhatikan instruksi yang diberikan para legenda bulu tangkis Indonesia dan para pemain PB Djarum.

Para legenda itu adalah Liem Swie King, Christian Hadinata, Lius Pongoh, Ivana Lie, Kartono, Eddy Hartono, Hariyanto Arbi, dan Sigit Budiarto. Sementara para pemain PB Djarum di antaranya Vita Marissa, Muhammad Rijal, Edi Subaktiar, Gloria Emanuelle Widjaja, dan Berry Anggriawan.

Bertema Djarum Badminton All Star 2015, kehadiran mereka meupakan bagian dari kepedulian Bakti Olahraga Djarum Foundation yang bertujuan meningkatkan popularitas dan menyuksesan pemassalan bulu tangkis di Tanah Air. Ajang ini sebelumnya digelar di Purwokerto (Jawa Tengah), Malang (Jawa Timur), Palembang (Sumsel), Makassar (Sulsel), serta Manado (Sulut).

"Lewat Djarum Badminton All Star di Cilegon ini, kami berharap semangat bulu tangkis bisa tertular ke Cilegon. Dengan kegiatan ini, kami ingin membuat api semangat itu menyala kian besar," kata Corporate Communication Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan.

Mencari Pebulu Tangkis Muda Berbakat

Cristian Hadinata mengatakan, Cilegon memiliki sejumlah pebulu tangkis muda berbakat. "Ada yang biasa saja dan ada yang berbakat. Salah satunya, maaf saya lupa namanya tapi warna kulinyat seperti Presiden Barack Obama," kata juara All England ganda putra 1972 dan 1973 itu.

Dalam coaching clinic ini, para pebulu tangkis muda diajarkan teknik-teknik dasar, seperti bagaimana cara memegang raket, bergerak di lapangan, dan memukul kok (bola) dengan benar. "Enak, saya dapat ilmu baru. Bagaimana caranya bermain netting dengan tipis," kata Jafar Hidayatullah, salah satu peserta coaching klinik.

Acara coaching clinik tidak hanya ditunjukkan kepada pebulu tangkis muda, tetapi juga para pelatih di Provinsi Banten. "Kami berharap Djarum mau menitipkan pelatihnya kepada kami sehingga dapat berbagi ilmu dengan para pelatih di Cilegon," harap Ketua Pengkot PB PBSI Cilegon Budi Darmawan.

Acara Djarum Foundation All Stars 2015 ditutup dengan laga ekshibisi 3 on 3 antara Hariyanto Arbi/Berry Anggriawan/Vita Marissa melawan Christian Hadinata/Kartono/Sigit Budiarto. Laga ini mengundang gelak tawa para penonton. Namun, aksi Sigit dengan pukulan ajaibnya juga membuat para penonton berdecak kagum.

Baca juga:

Joaquin Bawa Fiorentina Bungkam Milan

Kalahkan Swansea, Liverpool Tempel Manchester United

Jelang MotoGP 2015, Motor Rossi Belum Cukup Cepat 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Manchester United Siapkan Jarrad Branthwaite Jika Lisandro Martinez Hengkang