Rekor, Ekspor Korea Selatan Melonjak 93,7% di Oktober 2026

Ekspor Korea Selatan melonjak 93,7% di Oktober 2026 hingga tembus US$ 115,28 miliar. Lonjakan ini didorong oleh boom industri semikonduktor AI.

Diterbitkan 02 November 2026, 19:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nilai ekspor Korea Selatan melonjak hampir dua kali lipat pada Oktober 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja perdagangan ini berhasil melampaui ekspektasi pasar sekaligus mencatatkan rekor kenaikan tertinggi dalam lebih dari 50 tahun terakhir.

Nilai ekspor dari negara ekonomi terbesar keempat di Asia tersebut naik 93,7% secara tahunan menjadi US$ 115,28 miliar atau setara Rp 2.093 triliun (asumsi kurs Rp 18.158 per dolar AS). Realisasi ini melampaui estimasi rata-rata para ekonom yang memproyeksikan pertumbuhan sebesar 93,2%.

Menurut laporan Channel News Asia, Senin (2/11/2026), lonjakan tajam tersebut salah satunya dipicu oleh faktor efek kalender, di mana jumlah hari kerja pada bulan Oktober lebih banyak akibat pergeseran waktu libur hari raya Chuseok. Capaian pertumbuhan ini mengungguli kenaikan 83,7% pada September 2026, sekaligus menjadi yang tertinggi sejak Januari 1974.

Dari sisi komoditas, pengiriman semikonduktor ke luar negeri melesat 259,4% seiring tingginya tren harga dan volume permintaan. Kementerian Perdagangan Korea Selatan mengungkapkan bahwa lonjakan ini dipicu oleh besarnya investasi fasilitas dari perusahaan teknologi global yang tengah berkompetisi dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Selain chip, penjualan perangkat komputer meroket 496,6% seiring melonjaknya kebutuhan server untuk mendukung ekosistem perangkat AI.

Di sisi lain, nilai impor Korea Selatan tumbuh 36,0% menjadi US$ 72,78 miliar atau sekitar Rp 1.321 triliun, setelah sebelumnya naik 26,0% pada September. Pertumbuhan impor ini menjadi yang terbesar secara tahunan sejak Januari 2022.

Dengan perkembangan tersebut, neraca perdagangan bulanan Korea Selatan mencatatkan surplus sebesar US$ 42,50 miliar atau Rp 771,7 triliun. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6