Pramono Batasi Konser di JIS, Persija Jadi Prioritas

Dia menegaskan JIS tetap menjadi kandang utama alias homebase Persija Jakarta.

Diterbitkan 02 November 2026, 18:51 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI akan batasi konser di JIS, prioritaskan sebagai kandang Persija.
  • Pembatasan karena kritik kualitas rumput JIS usai konser dari Persija.
  • Rumput JIS kini dijamin siap pakai 2 minggu setelah konser berlangsung.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal membatasi penyelenggaraan konser di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara agar tidak mengganggu penggunaannya untuk pertandingan sepak bola. Dia menegaskan JIS tetap menjadi kandang utama alias homebase Persija Jakarta.

Hal ini disampaikan Pramono menyusul kritik dari pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong dan Kapten Macan Kemayoran Rizky Ridho soal kualitas rumput JIS yang dinilai buruk untuk pertandingan sepakbola setelah gelaran konser intens dilakukan di stadion tersebut.

“Enggak semua konser bisa dilakukan karena apa pun saya tetap meminta kepada Jakpro bahwa JIS adalah kandangnya Persija,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11/2026).

Pramono mengaku telah meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS untuk memastikan stadion tetap memprioritaskan kebutuhan Persija. Menurut dia, tidak semua permintaan penyelenggaraan konser dapat dipenuhi karena penggunaan stadion harus mempertimbangkan kondisi lapangan.

Selain pembatasan konser, dia juga memastikan kondisi rumput JIS kini dapat kembali digunakan untuk pertandingan paling lama dua minggu setelah konser berlangsung.

“Kemarin ketika yang sempat ada kritik dari Rizky Ridho maupun Shin Tae-yong, itu sebenarnya 1 minggu setelah acara konser,” ujarnya.

Pramono menyebut saat ini sudah ada jaminan bahwa rumput JIS dapat digunakan kembali untuk pertandingan sepak bola dalam waktu dua minggu setelah konser.

“Dan sekarang ini sudah ada jaminan bahwa 2 minggu dari konser pasti sudah bisa digunakan untuk pertandingan,” ucap Pramono.

Di sisi lain, Pramono menyampaikan rencana penetapan hak penamaan atau naming rights JIS akan segera diputuskan. Namun, dia belum mengungkapkan pihak-pihak yang berminat mendapatkan hak penamaan stadion tersebut.

“Ya kalau di-spill ketahuan,” kata dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6