BRI Raih Dua Penghargaan di BIFA 2026, Dirut Hery Gunardi Dinobatkan sebagai Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM

BRI raih 2 penghargaan di BIFA 2026, termasuk Best CEO untuk Hery Gunardi, berkat kinerja keuangan solid & komitmen kuat pada UMKM.

Diterbitkan 19 Oktober 2026, 11:02 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sukses meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang diselenggarakan di Raffles Hotel, Jakarta, Senin (12/10), dan turut dihadiri oleh Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi. Prestasi ini menjadi cerminan dari keberhasilan perseroan dalam mempertahankan performa keuangan yang tangguh, serta konsistensinya dalam memperluas inklusi keuangan nasional dan memberdayakan sektor UMKM.

Atas kepemimpinannya dalam mengarahkan transformasi BRI agar kian adaptif, inovatif, serta berfokus pada kebutuhan nasabah, Direktur Utama BRI Hery Gunardi sukses menerima penghargaan Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award dalam kesempatan tersebut. Apresiasi ini sekaligus menegaskan komitmen kuat BRI dalam memajukan ekosistem UMKM yang menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional.

Di samping penghargaan kepemimpinan tersebut, BRI turut memperoleh predikat Excellent Profitable State-Owned Bank 2026 sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi perseroan dalam menjaga keunggulan profitabilitasnya. Keberhasilan dalam mengakselerasi transformasi bisnis serta mempertahankan fundamental keuangan yang tangguh di tengah ketatnya dinamika industri perbankan berhasil ditegaskan kembali lewat perolehan kedua penghargaan ini.

Konsistensi Transformasi BRI dalam Menghadirkan Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Perseroan menjadi apresiasi atas konsistensi transformasi BRI dalam memperkuat fundamental bisnis sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat," ujar Hery.

Sejalan dengan hal tersebut, kinerja BRI sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga profitabilitas di tengah transformasi bisnis yang terus berjalan, sekaligus memperkuat fondasi untuk pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas ke depan.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun, meningkat 16,2% YoY. Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh penyaluran kredit kepada segmen UMKM yang mencapai Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6% YoY.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem Holding Ultra Mikro yang hingga Juni 2026 telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan, serta mendorong 2,3 juta debitur naik kelas. Melalui integrasi layanan keuangan dan pemberdayaan, ekosistem ini terus membuka peluang bagi pelaku usaha ultra mikro untuk memperoleh akses pembiayaan formal, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkembang ke segmen usaha yang lebih tinggi.

Melengkapi dukungan pembiayaan, BRI juga terus mendorong pemberdayaan UMKM melalui berbagai program pengembangan usaha. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa, sementara Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Selain itu, platform digital linkumkm by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM dan Rumah BUMN telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha yang telah bergabung. Berbagai inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan mendorong UMKM naik kelas.

Apresiasi bagi Perusahaan dan Institusi yang Tangguh dan Adaptif

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo mengatakan, BIFA 2026 menjadi momentum untuk menyoroti perusahaan yang tidak hanya mencatatkan kinerja finansial kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi digital, memperkuat inklusi keuangan, dan menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam strategi bisnis.

"BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif," ujar Arif Budisusilo.

Memasuki penyelenggaraan ke-18 tahun ini, Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 kembali memberikan kontribusi dan apresiasinya bagi berbagai lembaga jasa keuangan atas inovasi, performa, serta peran nyata mereka terhadap perekonomian bangsa. Melalui ajang ini, pengakuan yang diraih BRI semakin memperkokoh arah pertumbuhan perseroan yang senantiasa berpijak pada fondasi bisnis yang kokoh serta keberpihakan kuat kepada ekonomi kerakyatan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6