Liputan6.com, Jakarta - Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Aminuddin Ma'ruf mengatakan proyek LRT City bakal diaudit. Bahkan, aparat penegak hukum (APH) akan diajak untuk terlibat.
Diketahui, sekitar 2.400 konsumen masih terdampak oleh proyek LRT City. Aminuddin memastikan proses audit akan dilakukan pada proyek yang digarap PT Adhi Commuter Property Tbk (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
"Ini bukan persoalan permintaan dari siapa-siapa, ini adalah kewajiban kami, mana yang kita lihat ada masalah, ada penyalahgunaan dan sebagainya (akan diaudit)," tegas Aminuddin, di Kantor BP BUMN, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Advertisement
Dia mengatakan, pihaknya sudah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan aparat penegak hukum. Sehingga memastikan proses audit turut melibatkan penegak hukum nantinya.
"Kami juga sudah kerja sama punya MoU dengan semua aparat negara hukum. Pasti dong, nanti kami laporkan secara tertulis kepada teman-teman APH," tutur dia.
Informasi, BP BUMN dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta perwakilan konsumen LRT City membentuk tim khusus. Nantinya keluhan konsumen akan ditampung hingga 1 Oktober 2025, dan dijadwalkan melakukan pertemuan kembali pada 15 Oktober 2026.
Minta Maaf
Sebelumnya, Aminuddin Ma'ruf meminta maaf atas kendala pada proyek LRT City yang berdampak pada 2.400 konsumen. Tim gabungan pun dibentuk untuk menjaring keluhan para konsumen hingga 1 Oktober 2026 mendatang.
Aminuddin mengungkap hal tersebut setelah bertemu dengan perwakilan konsumen LRT City dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Dia memastikan akan berupaya menyelesaikan masalah yang dihadapi para konsimen.
"Tadi kami berdiskusi lumayan lama ya, dengan Pak Dony juga tadi hadir, difasilitasi oleh Pak Menteri Perumahan, pak Ara. Pertama tentunya atas ketidaknyamanan selama ini kami memohon maaf, yang kedua kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua masalah," kata Aminuddin di Kantor BP BUMN, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Â
Bentuk Tim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349193/original/019160900_1789477848-1000442809.jpg)
Tim pun dibentuk diantara BP BUMN, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dan perwakilan konsumen. Seluruh pihak sepakat menampung aspirasibpara korban proyek LRT City. Proses investarisasi keluhan akan dilakukan hingga 1 Oktober 2026 mendatang.
"Kami tidak berpangku tangan, cuci tangan juga tidak sama sekali, kami bertanggung jawab pada seluruh korban, negara hadir dan kami berkomitmen untuk menyelesaikan," sebutnya.
"Sampai tanggal 1 Oktober kita lihat, inventarisir masalah dari teman-teman itu seperti apa. Nanti kami coba membuat pertemuan lanjutan antara tanggal 10 sampai tanggal 15 Oktober," imbuh Aminuddin.
Â
Advertisement
ADHI Karya Minta Maaf
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2287764/original/014521700_1532260921-LRT-City2.jpg)
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Moehermein Zein Chaniago ikut meminta maaf atas proyek LRT City. Proyek apartemen dekat stasiun berkonsep transit oriented development itu digarap anak usahanya, PT Adhi Commuter Property Tbk (ADCP).
"Jadi sekali lagi seperti halnya tadi kami juga minta maaf, saya sebagai holding ya, sebagai Dirut daripada perusahaan induknya juga diminta dan ini sudah menjadi kewajiban kami untuk betul-betul concern untuk mengawal proyek ini," beber dia.
Informasi, proyek LRT City tersebar di 12 titik disebut mangkrak di tengah jalan. Lokasi proyek tersebar di Ciracas, Tebet, Cibubur, hingga Bekasi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496780/original/008517100_1770603779-bpjs.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5106272/original/077387000_1737601756-Bp2mi1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349194/original/028145900_1789477848-1000442806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319161/original/000493100_1786189707-1000400230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4632048/original/088715700_1698837737-Foto.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202357/original/016090900_1596805092-LRT2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340108/original/016620700_1788484036-1000429747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327766/original/042229600_1787123260-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_11.24.58_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327219/original/035331600_1787063003-1000413133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319138/original/021494000_1786186918-1000400250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305974/original/036013900_1784816186-Foto_Ilustrasi_-_Heritage_Pos_Indonesia__Dok._Pos_Indonesia_.jpg)