Pertamina NRE Komitmen Pengembangan Biofuel, Hidrogen hingga Konservasi Hutan

Pertamina NRE dorong pengembangan biofuel, hidrogen, hingga konservasi

Diterbitkan 04 September 2026, 20:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyepakati enam agenda kesepakatan terkait pengembangan energi baru dan terbarukan. Yakni, biofuel, biomethanol, hidrogen, hingga konservasi dan kredit karbon.

Enam agenda tersebut ditandatangani dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 di Jakarta, (2/9/2026). Keenam kesepakatan tersebut dilakukan Pertamina NRE bersama sejumlah mitra strategis, yaitu PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), PT Medco Intidinamika, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Globaltec Desarrollos e Ingeniería, S.A., PT Inhutani I (Persero), serta PT Hydrogene de France Energy Indonesia.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, mengatakan kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pengembangan ekosistem energi bersih di Indonesia. “Pertamina NRE terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mengembangkan solusi energi bersih yang mendukung ketahanan energi dan agenda transisi energi Indonesia. Enam kesepakatan ini mencerminkan luasnya peluang yang dapat dikembangkan, mulai dari energi terbarukan hingga solusi berbasis alam,” ujar John di Jakarta, Jumat (9/4/2026).

Dari enam agenda tersebut, empat merupakan MoU/JDSA handover atas kerja sama yang telah disepakati sebelumnya, sementara dua agenda lainnya merupakan penandatanganan yang dilakukan dalam rangkaian IndoEBTKE ConEx 2026.

Dua penandatanganan yang dilakukan dalam rangkaian IndoEBTKE ConEx 2026 mencakup MoU antara Pertamina NRE dan Globaltec Desarrollos e Ingeniería, S.A. terkait pengembangan biomethanol dari palm oil mill effluent (POME), serta Listing Representation – Verra Registry signing untuk Rangkong Basaken Landscape Conservation Project bersama PT Inhutani I (Persero).

Kerja Sama Lainnya

Sementara itu, empat agenda handover mencakup kerja sama PPI dengan Agrinas Palma Nusantara dalam pengembangan energi terbarukan, kerja sama Pertamina NRE bersama Medco Intidinamika dan PTPN III terkait pengembangan bioetanol, serta kerja sama PPI dengan SGN untuk pengembangan bioetanol berbasis molase. Selain itu, PPI dan Hydrogene de France Energy Indonesia juga melakukan JDSA handover terkait kajian pengembangan proyek energi terbarukan terintegrasi dengan hidrogen di Indonesia Timur.

Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Harsono Budi Santoso, menambahkan bahwa keberagaman kerja sama tersebut menunjukkan komitmen Pertamina NRE dalam membangun portofolio bisnis energi bersih secara berkelanjutan.

“Kami melihat pengembangan energi bersih membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kompetensi. Melalui kemitraan strategis, Pertamina NRE terus mengeksplorasi peluang untuk menghadirkan solusi energi yang memberikan manfaat bagi ketahanan energi, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” Tutup Harsono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6