Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah sebesar 17.500 per dolar AS dalam RAPBN 2027. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 6%.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa stabilitas nilai tukar merupakan fondasi utama dalam menciptakan kepastian bagi dunia usaha dan mendorong investasi. Untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 6% tersebut, pemerintah membidik pertumbuhan investasi mencapai 7% pada 2027.
"Kepercayaan investor global yang terjaga akan mendorong peningkatan aliran modal masuk yang berkontribusi positif terhadap stabilitas nilai tukar rupiah. Rupiah kami perkirakan stabil di tingkat 17.500 per dolar AS," kata Purbaya dalam Rapat Kerja DPR RI bersama pemerintah terkait pengantar asumsi dasar RUU APBN 2027 di Gedung DPR RI, Selasa (1/9/2026).
Advertisement
Purbaya menegaskan, stabilitas rupiah sangat krusial mengingat perekonomian global masih dibayang-bayangi ketidakpastian akibat memanasnya tensi geopolitik, fragmentasi perdagangan, dan aksi proteksionisme. Berbagai risiko ini dinilai berpotensi menekan inflasi, suku bunga, nilai tukar, hingga aktivitas perdagangan.
"Lewat strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang bijak dan berkelanjutan, pemerintah optimistis perekonomian pada 2027 mampu tumbuh 6% dengan inflasi tetap terjaga di level 2,5%," ujar Purbaya.
Inflasi dan Tingkat Suku Bunga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
Dalam asumsi dasar RAPBN 2027, selain mematok rupiah di angka 17.500 per dolar AS dan inflasi di tingkat 2,5%, pemerintah juga menetapkan tingkat suku bunga SBN tenor 10 tahun sebesar 6,9%.
Guna memastikan stabilitas berjalan seiring dengan percepatan pertumbuhan, pemerintah akan memperkuat koordinasi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan investasi. Dalam skema ini, investasi pemerintah dialokasikan sebagai katalis, sementara sektor swasta didorong menjadi motor utama.
Di tengah gejolak global, Purbaya mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh 5,46% pada semester I-2026. Ketahanan ini didukung oleh posisi cadangan devisa yang mencapai 145,3 miliar dolar AS per Juli 2026, serta aliran modal masuk (capital inflow) sebesar Rp140,6 triliun hingga 28 Agustus 2026.
Advertisement
Postur Anggaran
Â
Dari sisi postur anggaran, RAPBN 2027 menargetkan pendapatan negara sebesar Rp 3.496 triliun dan belanja negara sebesar Rp 4.097,2 triliun. Defisit anggaran dipatok aman di angka 2,40% terhadap PDB demi menjaga kesinambungan fiskal.
Sementara itu pada sektor energi, pemerintah menetapkan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$ 75 per barel, lifting minyak 612.500 barel per hari, serta lifting gas 954.000 barel setara minyak per hari.
Purbaya menekankan bahwa penerimaan negara akan dioptimalkan, kualitas belanja ditingkatkan, dan pembiayaan dikelola secara hati-hati agar APBN tetap sehat. Kebijakan ini diarahkan untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan stabilitas fiskal.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337193/original/082818200_1788236451-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-01T111508.347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552918/original/093561000_1630045352-cek_fakta_kpk_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552691/original/021118100_1775819655-Dedi_Mulyadi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898267/original/021588900_1780727716-images.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317899/original/090138400_1786076958-IMG_0704.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)