Sudaryono Siapkan Portal Transparansi MBG, Orang Tua Bisa Cek Menu

BGN tengah menyiapkan portal transparansi MBG. Lewat sistem ini, orang tua siswa dapat memantau menu, kandungan gizi, hingga lokasi dapur masak.

Diterbitkan 29 Juli 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan portal transparansi digital yang memungkinkan para orang tua siswa memantau langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Melalui platform ini, orang tua dapat mengecek detail menu harian, kandungan gizi, hingga lokasi dapur tempat makanan anak mereka dimasak.

Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan, langkah ini merupakan bentuk komitmen BGN untuk menjawab ekspektasi publik terkait keterbukaan informasi dan jaminan kualitas makanan yang diterima anak-anak di sekolah.

"Saya paham ekspektasi publik sangat mengharapkan ini segera bisa kita bereskan. Kasihlah kami waktu mungkin satu-dua minggu ini, kami berusaha untuk menyiapkan satu portal di mana stakeholder MBG, dalam hal ini yang paling berkepentingan adalah sekolah dan orang tua," ujar Sudaryono dalam Rakortas Penyelenggaraan Program MBG di Kemenko Pangan, Rabu (29/7/2026).

 

Fitur Portal: Dari Foto Porsi Hingga Identitas Dapur

Melalui portal khusus tersebut, orang tua dapat mengakses beragam data transparan mengenai makanan yang dikonsumsi buah hati mereka setiap hari.

"Orang tua bisa mengecek anaknya sekolah di mana, ibaratnya diberi makan oleh negara dengan menu apa, fotonya apa, kandungan gizinya apa, hari ini apa, besok apa, kemarin apa. Itu kami siapkan untuk transparansi," jelas Sudaryono.

Tak hanya mengenai sajian makanan, portal digital BGN ini juga akan mencantumkan rincian lokasi dan penanggung jawab fasilitas produksi.

"Termasuk alamat makanan itu dimasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana, Kepala SPPG-nya siapa. Jadi kita ingin memberi tahu kepada yang sangat berkepentingan, dalam hal ini orang tua. Anak ditimang-timang ini, sebetulnya di sekolah diberikan layanan makanan yang seperti apa oleh negara," tambahnya.

Sudaryono menegaskan, keterbukaan informasi ini bertujuan untuk mencegah munculnya simpang siur dan narasi menyesatkan (misleading) di media sosial terkait menu yang diterima siswa.

 

Menerapkan Prinsip 'Trust is Good, Control is Better'

Pengembangan portal transparansi bagi orang tua ini sejalan dengan sistem pengawasan digital (by system) yang dibangun BGN di setiap dapur pengolahan makanan atau SPPG. Pengawasan ketat diterapkan mulai dari proses persiapan bahan baku, pematangan, pengemasan, hingga waktu pengiriman ke sekolah.

"Bottlenecking ada pada Kepala SPPG atau Kepala Dapur. Maka kami punya prinsip 'Trust is good, control is better'. Kita tidak bisa hanya percaya saja, tetapi bagaimana memonitor semua kegiatan di dapur itu by system," tegas Sudaryono.

Di samping menyiapkan transparansi menu dan pengawasan dapur, BGN juga menegaskan dua fokus penting lainnya pada minggu ini, yakni penanganan hukum secara terbuka terkait dugaan kasus korupsi di lingkungan BGN oleh Kejaksaan, serta penguatan kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk menyukseskan program MBG nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6