Andi Annisa Ungkap Perubahan Karakternya di Wajah Cinta yang Lain, dari Antagonis Jadi Pelawak

Andi Annisa juga menanggapi respons penonton terhadap perannya di sinetron SCTV Wajah Cinta yang Lain.

Diterbitkan 13 September 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Karakter Pamela berubah dari antagonis menjadi jenaka, berbeda dari rencana awal.
  • Penonton merespons positif sisi jenaka Pamela, membuat sinetron lebih hidup.
  • Koneksi kuat antara kru dan pemain menjadi kekuatan utama sinetron ini.

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Wajah Cinta yang Lain sudah memasuki episode ke 67 dalam dua bulan penayangannya. Seiring berjalannya waktu, para tokoh tentu saja memiliki perkembangan dalam karakternya. Termasuk karakter Pamela yang diperankan Andi Annisa.

Annisa mengungkapkan bahwa karakternya sangat berbeda pada saat di episode awal-awal, dari yang jahat menjadi pribadi yang jenaka.

“Untuk perkembangan karakter, plan awal dan yang berjalan ternyata sangat berbeda. Di awal rencananya mau jadi antagonis, jahat, dan licik. Tapi makin ke sini makin jadi pelawak ya saya di sini,” ungkap Annisa dalam wawancara yang diadakan oleh SCTV, Kamis (9/9/2026).

Menurutnya, semua pemain memiliki karakter yang jenaka pula. Namun, ia merasa dirinya lebih dapat mengontrol hal tersebut ketika di layar televisi, dan hal tersebut membuatnya lebih menikmati proses syuting.

“Tapi kalo ngomongin plenger semua cast tuh plenger, cuma kalo aku bisa membawa itu ke depan TV, sedangkan yang lain nggak. Tapi ngejalaninnya jadi lebih happy sih, lebih natural,” ujarnya.

Tanggapi Respons di Media Sosial

Tidak hanya dirinya, para penonton juga banyak merespons tentang perannya sebagai Pamela yang cukup jenaka. Ia pun menanggapi dengan berkata, “Lucu banget, responnya alhamdulillah sangat baik. Nggak ada yang hate berlebihan, justru malah lebih dicari-cari keplengerannya,” tuturnya.

Aktris berusia 32 tahun itu pun mengatakan hal tersebut yang membuat sinetron Wajah Cinta yang Lain lebih hidup dan lucu.

“Dan aku happy karena di tengah drama-drama yang terjadi di WCL, seenggaknya bisa ada sedikit lucunya gitu. Jadi nggak melulu kenceng ceritanya, satu paket lah menurutku WCL tuh, ada romancenya, ada dramanya, ada actionnya juga, jadi menurutku bagus banget sih,” katanya.

Tantangan Adegan Nyanyi

Sementara itu, Annisa pun menceritakan tantangan yang dihadapinya ketika memerankan Pamela yang harus bernyanyi. “Nahan ketawanya itu loh susahnya setengah mati,” pungkasnya.

“Pokoknya kalo akting nyanyi, kita harus siapin mental. Tarik nafas, harus tahan ketawa, karena kalo nggak take nya bisa lebih dari lima kali. Dan aku nggak mungkin take hal yang sama, karena nggak bakal natural kan,” tambahnya.

Kekuatan di Lokasi Syuting

Aktris keturunan Bugis itu pun mengatakan bahwa koneksi antara kru dan para pemain lah yang membuat sinetron tersebut menjadi lebih kuat. “Menurut aku koneksi antara kru dan para pemain, karena kru nya alhamdulillah baik dan asik banget. Mereka kerja dari hati juga, hampir jarang ada yang ngeluh,” tuturnya.

“Jadi, itu salah satu power dalam sebuah proyek. Kita tuh kerja bareng, bukan mereka kerja buat kita,” tambahnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Potret Cheng Lei Sapa Fans di iQIYI Starship 2026, Cicipi Kuliner Indonesia hingga Foto Bareng

Nola Vemiliana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan