Liputan6.com, Jakarta - Johnson & Johnson (J&J) telah menawarkan pembayaran hingga US$ 5,5 miliar atau Rp 99,42 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.080) untuk menyelesaikan puluhan ribu gugatan hukum di Amerika Serikat (AS). Hal ini seiring tudingan bedak bayi dan produk-produk lain perusahaan yang mengandung talk menyebabkan kanker ovarium.
Mengutip BBC, Selasa (28/7/2026), usulan penyelesaian berskala besar ini bertujuan mengakhiri sengketa hukum berkepanjangan yang telah membebani perusahaan raksasa layanan kesehatan yang berbasis di New Jersey selama bertahun-tahun.
J&J membantah produk-produk berbahan dasar talk miliknya menyebabkan kanker, dan telah mengubah formula bedak bayi yang banyak dipakai masyarakat.
Advertisement
Wakil perusahaan bidang litigasi Erik Haas menuturkan pada Senin, 27 Juli 2026, tuduhan-tuduhan tersebut “tidak berdasar”, J&J juga bersedia menempuh jalur penyelesaian demi menuntaskan masalah ini. J&J mengatakan, penyelesaian itu akan mencakup sekitar 76.000 kasus, yang merupakan sebagian besar dari sisa klaim terkait talk.
Perseroan mengatakan akan menawarkan dana hingga US$ 3 miliar atau Rp 54,22 triliun pada tahun depan, tanpa kewajiban pembayaran tambahan sebelum 2028.
Menurut J&J, usulan ini harus disetujui oleh firma hukum yang mewakili 95% klaim kasus kanker ovarium di pengadilan negara bagian dan federal sebelum dapat difinalisasi.
Dalam sebuah pernyataan, Haas menuturkan, perusahaan yakin akan memenangkan perkara jika litigasi dilanjutkan. Hal ini seperti yang telah terjadi pada sebagian besar kasus yang disidangkan di pengadilan hingga kini.
Ia menambahkan, usulan penyelesaian ini memungkinkan perusahaan untuk menuntaskan masalah ini. Hal ini membuat J&J tetap fokus pada misi untuk mengembangkan obat-obatan dan perangkat medis yang menyelamatkan nyawa.
Gugatan Muncul Sejak 2009
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121318/original/009297500_1660276239-063_1352916405.jpg)
Kenvue, yang memiliki merek-merek ternama seperti Band-Aid, Listerine dan Calpol, dipisahkan dari J&J pada 2022. Sementara itu, gugatan hukum terhadap J&J terkait produk bedak bayi berbahan dasar talk telah muncul sejak 2009.
Sebelumnya pada Juli, pengadilan federal memenangkan perusahaan dengan mempertanyakan kemampuan penggugat perorangan dalam membuktikan bahwa talk merupakan penyebab langsung kanker ovarium yang mereka derita. Talk adalah mineral alami yang terdiri dari magnesium, silikon, oksigen, dan hidrogen; mineral ini dikenal karena teksturnya yang terasa licin seperti sabun dan sering digunakan dalam bedak bayi.
Perusahaan tersebut menghadapi gugatan hukum dari konsumen maupun ahli waris mereka yang mengklaim produk talk J&J menyebabkan kanker akibat kontaminasi asbes. Talk ditambang dari bumi dan ditemukan pada lapisan tanah yang berdekatan dengan lokasi ditemukannya asbes, sebuah material yang diketahui dapat menyebabkan kanker.
J&J telah berulang kali membantah tuduhan tersebut dan dalam pernyataan terbarunya menyebutkan: "Berbagai studi menunjukkan bahwa talk aman digunakan, tidak mengandung asbes, dan tidak menyebabkan kanker."
Pada 2022, J&J menyatakan akan menghentikan produksi dan penjualan bedak bayi berbahan dasar talk di seluruh dunia.
Pengumuman tersebut disampaikan lebih dari dua tahun setelah perusahaan menghentikan penjualan produk itu di Amerika Serikat.
"Sebagai bagian dari evaluasi portofolio global, kami telah mengambil keputusan komersial untuk beralih ke portofolio bedak bayi yang sepenuhnya berbahan dasar pati jagung," ujar J&J kala itu.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309020/original/020803400_1785215556-Penelusuran_cek_fakta__klaim_pendaftaran_e-toll_gratis_dari_Jasa_Marga_adalah_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308884/original/022176700_1785207726-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-28T100127.665.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121317/original/089260200_1660276234-063_1352916404.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043410/original/011837300_1446625161-20151104-OJK-Jakarta-Angga-Yuniar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309342/original/002478700_1785225217-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Pangan_Zulkifli_Hasan-28_Juli_2026e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421022/original/080394400_1763865805-dd264344-0280-4d5b-bb8f-8a8a865d1b2d.jpeg)