Listrik Sumbar Berangsur Pulih, Seluruh Gardu Induk Sudah Menyala

Pemadaman listrik Sumbar mulai teratasi. PLN menyebut 60 persen sistem telah pulih, meski sejumlah penyulang masih padam.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Listrik Sumatera Barat (Sumbar) mulai berangsur pulih setelah gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah sejak Jumat (22/5/2026) malam. PLN memastikan seluruh gardu induk telah kembali menyala, meski proses normalisasi jaringan masih berlangsung di sejumlah titik.

PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat menyebut pemulihan sistem terus dikebut agar aliran listrik dapat kembali normal sepenuhnya.

General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, mengatakan hingga Sabtu pagi sekitar pukul 05.00 WIB, proses pemulihan sistem telah mencapai sekitar 60 persen.

"Sampai dengan pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem sudah pulih dan kita masih terus mengupayakan agar bisa normal menyala hingga 100 persen," kata Ajrun Karim dikutip dari Antara, Sabtu (23/5/2026).

PLN mencatat seluruh 21 gardu induk di Sumatera Barat saat ini telah kembali beroperasi. Namun, dari total 394 penyulang atau feeder, masih ada 175 penyulang yang belum berfungsi normal.

Gangguan tersebut berdampak pada sejumlah daerah, antara lain Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Sijunjung hingga Dharmasraya.

Meski begitu, PLN memastikan kondisi jaringan tegangan rendah dan menengah dalam keadaan aman.

"Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja," ujar Ajrun.

 

Penyebab Masih Ditelusuri

Hingga saat ini, PLN masih menelusuri penyebab pasti gangguan yang memicu padamnya listrik massal di Sumatera Barat pada Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB.

Berdasarkan dugaan awal, gangguan sistem kelistrikan diperkirakan berasal dari wilayah Provinsi Jambi. Tak hanya Sumatera Barat, gangguan serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.

Sejak gangguan terjadi, PLN langsung menurunkan tim teknis untuk memeriksa sistem dan jaringan kelistrikan sekaligus mencari sumber utama permasalahan.

Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik selama proses pemulihan berlangsung. Informasi terbaru terkait penanganan gangguan akan terus diperbarui melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123.

Mati Lampu Serentak, Sumatra Blackout

Mati lampu serentak yang terjadi di Aceh, Medan, Palembang hingga Pekanbaru dan beberapa daerah pada Jumat (22/5/2026) malam, membuat Sumatra gelap gulita. PLN menjelaskan, penyebab mati lampu karena gangguan suplai aliran listrik di beberapa wilayah.

Warga Palembang, Imam Agung mengaku mendengar kabar sebagian wilayah Sumatera Selatan gelap gulita. “Infonya Sumatera Blackout,” ujar Imam Agung kepada Liputan6.com.

Winda, warga Gaperta Medan, membenarkan kondisi listrik padam serentak. Winda mengaku sempat mengonfirmasi perihal listrik pada ke PLN via telepon. Tetapi tak kunjung tersambung.

"Benar kak, tadi mulai padam 18.45 Wib, tiba-tiba redup dan lama-lama mati lampu," katanya.

Winda juga mendapat kabar, semua daerah di Medan juga mengalami hal yang sama. Bahkan, kabar dia terima, tak hanya di Sumut, tetapi juga di Aceh.

"Informasi teman yang kerja di PLN katanya ada blackout. Kemungkinan lama ini ya," ujarnya.

Dampak mati listrik membuat sinyal ponsel juga tak stabil. "Katanya aliran air di beberapa daerah di Medan mati juga. Tapi di saya masih aman," ujarnya.

Informasi diperoleh Liputan6.com, pemadaman dimulai sekitar pukul 18.44 WIB. Ironisnya, pemadaman tersebut terjadi di saat menjelang malam hari. Seorang warga yang ditemui di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Ging Ging, Kecamatan Medan Baru, Dian Gunawan menyayangkan pemadaman listrik kali ini, sebab tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. 

“Saya kebetulan baru pulang kerja, singgah di sini mau ngopi bentar, eh tiba-tiba listrik padam, jadinya gelap karena lampunya gak hidup,” kata Dian, warga Kecamatan Medan Helvetia tersebut.

Pemadaman diketahui terjadi di berbagai wilayah Kota Medan. Warga Kecamatan Medan Johor, Teguh, yang dihubungi via WhatsApp juga mengatakan listrik di kawasan tempat tinggalnya padam.

“Iya, habis Maghrib tadi padamnya. Info yang beredar, se-Sumbagut. Gitu kabarnya,” ucap Teguh. 

Salah seorang warga Aceh bernama Ayu Gustina menceritakan, listrik mulai padam sekitar pukul 18.54 WIB. Awalnya, lampu sempat meredup beberapa kali sebelum akhirnya mati total.

“Mati listriknya itu mulai tadi jam 18.54 lah gitu. Pokoknya kita mau sholat maghrib, tiba-tiba lampunya agak sedikit mengayun awalnya sih. redup 2-3 kali gitu. Nah gitu langsung mati total,” ujar Ayu Gustina. 

Dia sempat mengira listrik yang padam tidak akan berlangsung lama. Namun hingga menjelang waktu Isya, aliran listrik tak kunjung menyala. 

“Saya pikir juga kadang sementara, tapi sampai sekarang udah mau menjelang isya, belum juga hidup kembali gitu,” lanjutnya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6