Gangguan Transmisi jadi Biang Kerok Mati Lampu Sumatera, PLN Kebut Pemulihan

Mati lampu di sebagian wilayah Sumatera disebabkan oleh gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai.

Diterbitkan 22 Mei 2026, 22:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) mengungkapkan penyebab mati lampu di sebagian wilayah Sumatera pada hari ini Jumat 22 Mei 2026. Menurut PLN, mati listrik ini disebabkan oleh gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai.

"Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto, Jumat (22/5/2026).

Saat ini, lanjut dia, tim PLN telah berhasil mengatasi gangguan tersebut dan terus melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.

"PLN mengupayakan proses pemulihan berjalan aman. Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi pemulihan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya," ungkapnya.

PLN pun meminta maaf atas pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera seperti Aceh dan Sumatera Utara.

"PLN memohon maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra pada Jumat,"  tutup dia.

Mati Listrik di Sumatera, PLN Minta Maaf

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas mati listrik yang terjadi pada sejumlah Unit Induk Wilayah (UIW) di Pulau Sumatera, pada Jumat (22/5/2026) hari ini.

Melalui postingan terbaru pada akun Instagram resmi @pln_123official, PLN mengkonfirmasi adanya kendala kelistrikan yang terjadi di UIW Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

Semisal di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Dua, Sumatera Selatan yang dilaksanakan pemadaman pada pukul 15.28 WIB.

Selain itu, UP3 Palembang ULP Sungai Lilin juga dilakukan pemadaman pukul 14.21 WIB. Mencakup wilayah Talang Belido, Sungai Gelam, Ladang Panjang, Sukajaya, Mekarjaya, Gurun.

Senada, UP3 Jambi ULP Telanai Pura pun turut melakukan aksi serupa per pukul 14.14 WIB.

Pada kurun waktu lebih awal, sistem kelistrikan UIW Sumatera Utara juga mengkonfirmasi adanya kendala kelistrikan. Seperti di UP3 Pematang Siantar, ULP Tebing Tinggi dengan waktu pemadaman pukul 09.44 WIB.

Lalu, UP3 Lubukpakam ULP Lubukpakam dengan waktu pemadaman pukul 09.00 WIB, UP3 Pematang Siantar ULP Pematang Raya pukul 09.12 WIB, UP3 Nias ULP Nias Barat pukul 09.00 wib, UP3 Padang Sidempuan ULP Gunungtua pukul 08.35 WIB, hingga UP3 Rantau Prapat ULP Aek Nabara pukul 08.06 WIB.

 

PLN Pusat Turun Gunung

Menindaki adanya aksi pemadaman listrik massal tersebut, PT PLN (Persero) tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatra.

"Saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, untuk upaya pemulihan sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto dalam pesan tertulis kepada Liputan6.com.

Menanggapi aksi tersebut, PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Dengan terus memantau informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6