Liputan6.com, Jakarta - Ketua Koordinator Kowantara, Mukroni, menggambarkan kondisi usaha warteg pada triwulan I 2026 sebagai situasi yang “serba tidak seimbang”. Hal ini menanggapi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% pada kuartal I 2026.
Terkait pertumbuhan tersebut, di atas kertas, sektor makanan dan minuman tumbuh positif. Namun di lapangan, banyak pedagang justru berjuang menjaga agar usaha tetap bertahan.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan industri makanan dan minuman tumbuh sekitar 7,04% pada kuartal I-2026, didorong lonjakan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri. Tapi bagi pelaku warteg, kenaikan permintaan itu tidak otomatis berbanding lurus dengan keuntungan.
Advertisement
“Permintaan memang naik, tapi banyak yang hanya bertahan. Margin makin tipis karena biaya terus naik, sementara harga jual tidak bisa ikut naik terlalu tinggi,” kata Mukroni kepada Liputan6.com, Selasa (5/5/2026).
Menurut dia, tekanan paling terasa datang dari lonjakan harga bahan pangan. Cabai rawit sempat menembus Rp78.000 per kilogram, sementara harga telur bertahan di kisaran tinggi sekitar Rp32.000 per kilogram. Memasuki awal Mei, harga beras dan gula juga ikut merangkak naik.
Kenaikan itu belum termasuk biaya lain yang ikut membengkak, seperti kemasan plastik dan energi. Bagi usaha warteg yang mengandalkan volume penjualan harian, tambahan biaya kecil sekalipun bisa berdampak besar pada keuntungan.
Di sisi lain, perubahan pola kerja juga ikut memukul omzet. Penerapan work from home (WFH) di sejumlah kantor, terutama di kawasan perkantoran Jakarta, membuat jam makan siang yang biasanya jadi puncak penjualan tidak lagi seramai sebelumnya.
“Jam makan siang itu nyawa warteg. Begitu traffic berkurang, langsung terasa ke omzet harian,” ujarnya.
Pelaku Usaha Tak Tinggal Diam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506184/original/065418300_1771410294-Warteg_Makmur__002.jpg)
Meski demikian, pelaku usaha tidak tinggal diam. Sejumlah warteg mulai beradaptasi dengan menghadirkan konsep yang lebih modern dan bersih untuk menjangkau konsumen kelas menengah. Di saat yang sama, penggunaan pembayaran digital seperti QRIS juga semakin luas, mengikuti kebiasaan konsumen yang beralih ke transaksi nontunai.
Namun, menurut Mukroni, transformasi ini belum bisa sepenuhnya mengimbangi tekanan biaya yang terus meningkat. Ia menegaskan, warteg sebagai bagian dari UMKM pangan merupakan kelompok yang paling sensitif terhadap fluktuasi harga, baik global maupun domestik.
“Pada akhirnya, strategi utama tetap sama yaitu jaga rasa, jaga harga. Itu yang bikin pelanggan tetap datang,” kata dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296926/original/028949100_1784034568-Menteri_Komunikasi_dan_Digital__Menkomdigi__Meutya_Hafid-14_Juli_2026d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315002/original/001591700_1785821680-cek_fakta_pamsimas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297255/original/001962300_1784085160-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-15T101147.650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314981/original/095911000_1785820083-Screenshot_2026-08-04_112610.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/2968960/original/093446500_1573838254-IMG_0174.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552312/original/054775400_1775806441-0L5A8486.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300034/original/050009800_1784284377-beb3b27c-b355-48c0-a3b2-287eabbd1f31.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374767/original/055896900_1680005299-Thumbnail_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8231736/original/082184600_1781092165-DSC02067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229351/original/000339000_1781089767-DSC01865.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552311/original/011667500_1775806441-0L5A8444.jpg)