Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mentah AS naik lebih dari 3% pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta). Harga minyak melonjak usai laporan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tidak puas dengan proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Investor juga mengawasi sikap OPEC setelah Uni Emirat Arab mengatakan akan meninggalkan organisasi tersebut mulai Jumat pekan ini.
Dikutip dari CNBC, Rabu (29/4/2026), harga Minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 3% dan ditutup pada USD 99,93 per barel. Sedangkan harga minyak Brent naik hampir 3% dan ditutup pada USD 111,26.
Advertisement
Trump mengatakan kepada para penasihatnya bahwa dia tidak puas dengan proposal Iran untuk membuka selat dan mengakhiri perang. Menurut The New York Times, tidak jelas mengapa Trump tidak menyukai tawaran Iran tersebut.
Iran telah menawarkan untuk membuka kembali selat tersebut jika AS mencabut blokade angkatan lautnya. Namun Teheran ingin menunda pembahasan program nuklirnya ke waktu yang akan datang.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio skeptis terhadap proposal Iran. Rubio mengatakan Teheran bersedia membuka kembali selat tersebut untuk lalu lintas hanya jika mereka masih mengendalikan jalur laut tersebut.
“Itu bukan membuka selat. Itu adalah jalur perairan internasional. Mereka tidak dapat menormalisasi, dan kita juga tidak dapat mentolerir upaya mereka untuk menormalisasi, sistem di mana Iran memutuskan siapa yang berhak menggunakan jalur perairan internasional dan berapa banyak yang harus Anda bayarkan kepada mereka untuk menggunakannya,” kata Rubio.
Pasokan Energi Mdelalui Selat Hormuz
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
Pasokan energi melalui Selat Hormuz, yang mengangkut sekitar seperlima minyak dan gas alam cair dunia, masih sangat terganggu, dengan sekitar 20 juta barel per hari minyak mentah, bahan bakar, dan petrokimia yang terpengaruh.
Bahkan jika konflik berakhir segera, pemulihan kondisi pasar normal akan memakan waktu berbulan-bulan, dengan alasan perlunya membersihkan ranjau, mengurangi kemacetan kapal tanker, dan secara bertahap memulai kembali produksi dan penyulingan.
Dengan memperhitungkan keterlambatan pengiriman dan distribusi, ia memperkirakan dibutuhkan setidaknya empat hingga enam bulan agar pasar minyak stabil, dengan harga kemungkinan akan tetap tinggi selama periode tersebut karena persediaan mendekati tingkat kritis.
“Semakin lama konflik berlangsung, semakin tinggi harganya (minyak), terutama karena persediaan berkurang hingga ke tingkat operasional kritis. Jika konflik berakhir besok, harga minyak mentah diperkirakan akan turun USD 10 per barel,” tambahnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721214/original/094318300_1705710833-fotor-ai-202401207334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260100/original/015804900_1781568479-000_B7869A8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263848/original/006023700_1782021745-000_B7RA6WF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263734/original/051420000_1781976439-063_2282511619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504503/original/041176000_1782425341-063_2283330296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504502/original/063769000_1782425340-000_B8CR3CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8494563/original/017386300_1782411005-c58cee05-24b7-4bd4-8479-0b9e2df2ac4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8484279/original/013090500_1782396796-mail.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461829/original/047106800_1767458658-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460553/original/022979300_1782360036-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)