Rupiah Menguat ke 17.767 per Dolar AS, Pasar Sambut Positif Penunjukan Destry Damayanti

Rupiah menguat ke 17.767 per dolar AS pada Senin (10/8/2026). Pasar disebut merespons positif penunjukan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI.

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (10/8/2026). Hingga pukul 14.15 WIB, rupiah menguat ke level 17.767 per dolar AS.

Sebelumnya, pada perdagangan pagi hari, rupiah sudah bergerak positif dengan kenaikan 87 poin atau 0,49 persen menjadi 17.810 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.897 per dolar AS.

Penguatan mata uang Garuda terjadi setelah pemerintah mengumumkan pengusulan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR.

Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pasar merespons positif pencalonan Destry karena dianggap sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.

“Kalau saya lihat bahwa calon gubernur tunggal Ibu Destry itu sudah sesuai dengan ekspektasi pasar,” ujar Ibrahim.

Ia menambahkan, pengangkatan pejabat dari kalangan internal BI dianggap memberikan sinyal kontinuitas kebijakan moneter sehingga mampu menjaga kepercayaan pasar terhadap bank sentral.

 

Fundamental Ekonomi Domestik

Selain sentimen dari BI, Ibrahim menilai penguatan rupiah juga didorong oleh fundamental ekonomi domestik yang dinilai masih solid.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada di atas 5 persen, ditambah kondisi cadangan devisa yang kuat, menjadi faktor penting yang menopang penguatan rupiah.

“Data ekonomi di dalam negeri cukup bagus, ini yang membuat harga rupiah kembali menguat tajam,” katanya.

Ibrahim mengakui terdapat beberapa indikator yang belum sepenuhnya positif, seperti neraca perdagangan yang mengalami defisit dan Indeks Keyakinan Konsumen yang menurun. Namun, ia menilai level indeks tersebut masih berada di atas 100, yang berarti optimisme konsumen tetap terjaga.

Faktor eksternal juga turut membantu penguatan rupiah. Ibrahim mengatakan berkurangnya ketegangan di kawasan Selat Hormuz setelah adanya upaya pengelolaan bersama antara Iran dan Oman membuat pasar global menjadi lebih tenang.

“Sehingga wajar kalau seandainya rupiah ini dalam perdagangan di awal pekan ini mengalami penguatannya cukup signifikan,” ujarnya.

 

Penunjukan Destry

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) terkait pencalonan Destry.

“Namanya tunggal, satu nama, yaitu atas nama ibu Destry Damayanti yang beliau sekarang menjadi Penjabat Gubernur BI Sementara,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Destry saat ini menjabat Deputi Gubernur Senior BI dan ditunjuk sebagai Penjabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6