Liputan6.com, Jakarta - Cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi US$ 146,5 miliar pada akhir Agustus 2026. Di tengah tekanan terhadap nilai tukar akibat sentimen global, Bank Indonesia (BI) menyebut pergerakan rupiah secara umum masih sejalan dengan mata uang kawasan dan secara quarter-to-date (qtd) menguat 0,46 persen.
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan tekanan terhadap rupiah saat ini berasal dari sejumlah faktor global dan domestik.
Ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) di tengah kekhawatiran inflasi global dan outlook fiskal mendorong yield US Treasury 10 tahun naik hingga 5,11 persen, tertinggi sejak 2007.
Advertisement
"Selain itu, ketidakpastian konflik Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia. Harga minyak Brent kembali berada di atas US$ 100 per barel," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).
Dari dalam negeri, kebutuhan valuta asing importir menjelang akhir kuartal III serta arus keluar portofolio dari aset emerging markets juga memberikan tekanan terhadap rupiah.
Â
Operasi Moneter
Di tengah kondisi tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia yang mencapai US$ 146,5 miliar menjadi salah satu data yang disampaikan BI dalam menjelaskan kondisi eksternal Indonesia.
BI juga terus melakukan stabilisasi nilai tukar melalui berbagai instrumen. Intervensi dilakukan melalui transaksi NDF di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder.
BI memperkuat strategi operasi moneter yang lebih pro-market untuk mengelola struktur suku bunga pasar uang. Efektivitas stabilisasi dan kecukupan likuiditas juga diperkuat melalui peningkatan insentif Swap dan DNDF Lindung Nilai.
Selain itu, transaksi underlying diperluas untuk mencakup arus masuk modal portofolio, pinjaman luar negeri oleh bank, dan foreign direct investment.
BI juga terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan korporasi serta pelaku pasar.
Secara keseluruhan, BI menyatakan pergerakan rupiah masih sejalan dengan mata uang kawasan, dengan penguatan 0,46 persen secara quarter-to-date.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356963/original/076849000_1790227753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-24T122607.841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337193/original/082818200_1788236451-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-01T111508.347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579573/original/036335300_1778057265-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262855/original/080771900_1781850637-YEN_1655100673.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522745/original/092684000_1772775227-Cadangan_Devisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540887/original/059299700_1774840991-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329672/original/029769800_1787289026-Neraca_Pembayaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4183710/original/033100200_1665113148-Bank_Indonesia_3.jpg)