Harga BBM Singapura Naik Terus, Shell RON 98 Tembus Rp 53.000 per Liter

Harga BBM Singapura kembali naik setelah Shell menaikkan harga bensin dan solar hingga 7 sen.

Diterbitkan 17 Maret 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga BBM Singapura kembali mengalami kenaikan pada awal pekan ini setelah perusahaan energi Shell melakukan penyesuaian harga terbaru pada Senin 16 Maret 2026.

Dikutip dari Asia One, Selasa (17/3/2026), setelah akhir pekan di mana harga bahan bakar relatif stabil, Shell langsung memulai pekan dengan menaikkan harga bensin dan solar. Kenaikan ini membuat harga bensin oktan 98 milik Shell hampir menyentuh  4 dolar Singapura per liter atau kurang lebih Rp 53.163 (estimasi kurs Rp 13.290 per dolar Singapura).

Langkah ini diambil sehari setelah Presiden Consumer Association of Singapore, Melvin Yong, meminta perusahaan bahan bakar untuk lebih transparan dan menahan diri dalam melakukan penyesuaian harga, menyusul kenaikan harga selama lima hari berturut-turut pada pekan sebelumnya.

Berdasarkan pembaruan papan harga pada pukul 11.30 waktu setempat, Shell menaikkan harga bensin oktan 95, 98, V-Power, serta solar masing-masing sebesar 7 sen.

Kenaikan tersebut membuat Shell kini menjadi perusahaan dengan harga BBM paling tinggi di Singapura untuk seluruh jenis bahan bakar per pukul 13.30 waktu setempat.

Berikut daftar harga BBM di Singapura per 16 Maret 2026:

Caltex

92 oktan: 3,41 dolar Singapura

95 oktan: 3,45 dolar Singapura

Premium: 4,14 dolar Singapura

Diesel: 3,49 dolar Singapura

Esso

92 oktan: 3,36 dolar Singapura

95 oktan: 3,40 dolar Singapura

98 oktan: 3,90 dolar Singapura

Diesel: 3,49 dolar Singapura

Shell

95 oktan: 3,47 dolar Singapura

98 oktan: 3,99 dolar Singapura

Premium: 4,21 dolar Singapura

Diesel: 3,56 dolar Singapura

Sinopec

95 oktan: 3,40 dolar Singapura

98 oktan: 3,90 dolar Singapura

Premium: 4,03 dolar Singapura

Diesel: 3,48 dolar Singapura

SPC

92 oktan: 3,36 dolar Singapura

95 oktan: 3,39 dolar Singapura

98 oktan: 3,90 dolar Singapura

Diesel: 3,40 dolar Singapura

 

 

Shell Jadi BBM Termahal, Pengawas Minta Penahanan Harga

 

Kenaikan harga BBM ini terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak acuan Brent sempat menyentuh USD 106 per barel sebelum akhirnya turun ke sekitar USD 102 per barel.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyerukan agar negara-negara mengirim kapal perang untuk menjaga jalur energi strategis di Selat Hormuz tetap terbuka.

Sementara itu, media AsiaOne menyebutkan akan terus memantau perkembangan harga BBM dari perusahaan energi lainnya sepanjang hari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6