Liputan6.com, Jakarta - Pertamina Patra Niaga kembali menyesuaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, untuk produk Pertamax dan Pertamax Green. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini berlaku mulai Rabu, 10 Juni 2026.
Saat ini, harga Pertamax (RON 92) dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green95 (RON 95) dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.
Bagi para pemilik kendaraan, baik roda empat ataupun roda dua, kenaikan harga BBM ini tentu saja cukup memberatkan. Pastinya, biaya kebutuhan juga akan terkerek naik.
Advertisement
Salah satu cara untuk menyiasati kenaikan harga BBM ini, tentu saja dengan melakukan cara berkendara hemat bensin.
Namun perlu dipahami, untuk menghemat bensin, memang tergantung gaya berkendara masing-masing pengemudi, keadaan sekitar, dan kondisi kendaraan.
Seperti dilansir laman resmi Hyundai Indonesia, setidaknya ada lima cara berkendara sederhana yang mampu mendukung hematnya bahan bakar mobil kesayangan saat digunakan.
1. Cek Tekanan Ban
Ban yang kempes akan menambah beban pada kendaraan. Hal ini terjadi karena adanya rolling resistance yang semakin besar bila ban dalam kondisi kempis.
Untuk itu, pastikan tekanan angin pada ban sesuai dengan spesifikasi mobil kalian. Kalian dapat menemuinya pada buku manual ataupun di balik pintu pengemudi
2. Pantau Kondisi Mesin
Selalu pastikan kondisi mesin dalam keadaan baik dan tidak ada lampu peringatan yang menyala. Jika ada lampu indikator yang menyala, bawalah mobil Anda ke bengkel resmi terdekat agar masalah tersebut dapat diatasi.
Selain itu, internal mesin juga ada baiknya dibersihkan pada periode tertentu agar bebas dari kerak karbon yang menumpuk. Mengganti oli secara rutin juga bisa memperlancar kinerja mesin supaya makin efisien
3. Kurangi Ngegas
Saat berada di jalan yang padat, kurangi menginjak gas secara berlebihan yang dilanjutkan dengan rem.
Biarkan mobil berjalan dengan pelan di saat macet. Injakan gas yang berlebihan akan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar.
4. Jaga Putaran Mesin
Pastikan putaran mesin tetap pada putaran rendah, sekitar 2.000 RPM. Ketika mengemudi jarak jauh seperti di jalan tol, jaga putaran mesin pada putaran rendah, dan jaga gigi pada gigi tinggi.
Dengan begitu, konsumsi bahan bakar per KM akan lebih irit dan kabin juga tidak bising karena putaran mesin yang rendah.
5. Gunakan Eco Mode
Pada beberapa mobil yang beredar di pasar Indonesia kini sudah tersedia mode berkendara ECO.
Berkat mode berkendara ini, maka respons gas akan disesuaikan demi mendapatkan konsumsi bahan bakar sesedikit mungkin.
Dengan fitur ini, tentunya bisa mendapatkan konsumsi bahan bakar yang irit akan semakin mudah.
Â
Â
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4010236/original/021378300_1651152654-IMG20220428105911.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8258691/original/088919600_1781401405-bbm-naik-warga-wonosobo-sulap-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar-murah-0451c3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4855864/original/055371000_1717719304-SPBU_Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2724886/original/024863600_1549782642-20190210-Pertamina-Turunkan-Harga-BBM-Angga2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4145738/original/033118600_1662225472-ok_bbm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431357/original/029661100_1764736977-WhatsApp_Image_2025-12-03_at_11.27.11__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574765/original/049823000_1777977070-Bahlil_Istana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5585024/original/020297900_1778137557-saham-nazaruddin-di-garuda-siap-diblokir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2101787/original/041972400_1524140047-20180119-Shell-5.jpg)