Sukses

Bali International Hospital di Sanur Mulai Layani Pasien Awal 2024

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan Bali International Hospital (BIH) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali ditargetkan selesai akhir 2023. Bali International Hospital yang merupakan rumah sakit dengan standar layanan kesehatan berkelas dunia ini akan mulai melayani masyarakat pada awal tahun 2024.

Bali International Hospital adalah proyek infrastruktur PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (Pertamedika IHC) yang dibantu oleh PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pertamedika IHC Budi Raharjo Legowo menjelaskan, Bali International Hospital hadir sebagai layanan kesehatan berkelas dunia di Indonesia.

Bali International Hospital nantinya akan menyediakan pelayanan berstandar internasional dengan sejumlah layanan unggulan yang berkualitas tinggi yang didukung peralatan kedokteran canggih termutakhir dan konsep perawatan yang holistik.

“Kami terus melakukan percepatan agar penyelesaian pembangunan BIH dapat terealisasi di tahun depan. Koordinasi dengan Mayo Clinic sebagai consulting design juga terus kami lakukan sebagai upaya menyiapkan Bali International Hospital sesuai dengan standar pelayanan kesehatan internasional,” ujarnya, Sabtu (3/12/2022).

Direktur Operasi IHC Mira Dyah Wahyuni mengungkapkan, pembangunan Bali International Hospital tak lepas dari peran PT Pertamina (Persero) sebagai induk perusahaan IHC yang sejak awal memberikan dukungan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Pengembangan Usaha Pertamina

Komitmen PT Pertamina (Persero) tersebut diwujudkan melalui Management Walkthrough (MWT) yang dilakukan Direktorat Strategi, Portoflio, dan Pengembangan Usaha (SPPU) Pertamina ke Bali pada Jumat 2 Desember 2022. Pada kesempatan tersebut, Direksi IHC berdiskusi sekaligus menyampaikan laporan progress investasi Bali International Hospital.

SVP Upstream & Portfolio SPPU Pertamina Edy Karyanto menjelaskan, sebagai Pemegang Saham Mayoritas, Pertamina berharap BIH bisa menjadi pusat layanan kesehatan terutama untuk pengobatan yang perlu penanganan serius.

"Sehingga, proyek ini tidak hanya bertujuan pengembangan usaha perusahaan, namun memiliki manfaat lebih luas untuk bangsa dan masyarakat Indonesia," jelas dia.

 

3 dari 3 halaman

Layanan Unggulan

BIH akan memiliki beragam layanan unggulan yang dilengkapi teknologi canggih mulai dari Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterohepatology, Orthopedic, dan layanan lainnya seperti Obstetric Gynecology dan Medical Check Up, yang didukung sumber daya manusia kompeten di bidangnya.

"Dengan mengusung konsep fasilitas yang terintegrasi di KEK Kesehatan, BIH akan berkolaborasi dengan sektor perhotelan dan pariwisata menghadirkan medical tourism untuk menjadi destinasi baru wisata kesehatan dunia," ujar drg. Mira Dyah.

Pertamedika IHC merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Perusahaan juga merupakan induk usaha rumah sakit BUMN yang mengelola 36 Rumah Sakit dan berafiliasi dengan 39 rumah sakit, serta 172 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS