Daftar Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini, Rabu 7 September 2022

Harga emas hari ini di Antam turun Rp 9.000 per gram menjadi Rp 946 ribu per gram.

Diterbitkan 07 September 2022, 08:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau harga emas Antam dijual lebih murah pada perdagangan Rabu, 7 September 2022. Harga emas hari ini di Antam turun Rp 9.000 per gram menjadi Rp 946 ribu per gram.

Demikian juga dengan harga emas Antam buyback yang dipatok Rp 817 ribu per gram, turun Rp 9.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Antam saat ini menjual emas berukuran terkecil 0,5 gram dan terbesar 1.000 gram. Hingga pukul 08.06 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Selain emas batangan, Antam juga menjual bentuk lain, seperti koin dinar, dirham maupun emas koleksi lainnya.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Namun bila bisa menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Berikut daftar harga emas Antam hari ini:

* harga emas antam 0,5 gram Rp 523.000

* Harga emas Antam 1 gram Rp 946.000

* Harga emas Antam 2 gram Rp 1.832.000

* Harga emas Antam 3 gram Rp 2.723.000

* Harga emas Antam 5 gram Rp 4.505.000

* Harga emas Antam 10 gram Rp 8.955.000

* Harga emas Antam 25 gram Rp 22.262.000

* Harga emas Antam 50 gram Rp 44.445.000

* Harga emas Antam 100 gram Rp 88.812.000

* Harga emas Antam 250 gram Rp 221.765.000

* Harga emas Antam 500 gram Rp 443.320.000

* Harga emas Antam 1.000 gram Rp 886.600.000.

Harga Emas Tergelincir dari Level Tertinggi Seminggu

Harga emas pada hari Selasa tergelincir dari level tertinggi satu minggu di awal sesi. Ini karena dolar AS dan imbal hasil Treasury naik di tengah ekspektasi pengetatan kebijakan moneter yang agresif oleh bank sentral utama.

Dikutip dari CNBC, Rabu (7/9/2022), harga emas di pasar spot turun 0,56 persen pada USD 1,700,59 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 30 Agustus di USD 1,726,49 di sesi perdagangan Asia.

Emas berjangka AS turun 0,64 persen menjadi USD 1.711,60.

Fokus minggu ini adalah pada pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, di mana diharapkan untuk memberikan kenaikan suku bunga 75 basis poin.

Dana berjangka Fed sekarang memperkirakan peluang 73 persen dari kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Fed pada pertemuan kebijakan 20-21 September.

"Ada beberapa kekuatan yang menekan pasar, yang semuanya berkaitan dengan prospek kebijakan moneter di seluruh dunia selama tahun depan," kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Dolar AS melonjak ke level tertinggi dua dekade setelah data menunjukkan industri jasa AS naik lagi pada Agustus, membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Imbal Hasil Obligasi AS

Benchmark Imbal hasil Treasury AS naik ke level tertinggi sejak Juni di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan terus menaikkan suku bunga. Hasil yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

“Emas telah terseret lebih rendah oleh dolar dan imbal hasil obligasi yang meningkat. Dalam lingkungan ini dengan dua pasar luar melakukan apa yang mereka lakukan, cukup sulit bagi emas untuk mempertahankan segala jenis reli,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

“Kita bisa melihat beberapa bargain hunting yang datang ke sini pada level ini. Itu harus menjaga lantai di pasar ini. Namun, jangan melihat pergerakan naik yang substansial di sini yang terkadang dicari orang di saat-saat yang tidak pasti,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6