Sukses

Bandara Pondok Cabe Layani Penerbangan Komersial Hari Ini, Simak Jadwal Maskapainya

Liputan6.com, Jakarta Penerbangan perdana berjadwal Wings Air dari Bandara Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dimulai hari ini, Jumat (5/8/2022). Rute awal yang dijalani adalah tujuan Purbalingga, Jawa Tengah, dengan jadwal terbang 08.20 WIB.

Dalam layanan penerbangan komersial perdana dari Pondok Cabe ini, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan petinggi maskapai, Daniel Putut Kuncoro.

Bambang Soesatyo pun sempat menyampaikan harapannya, agar penerbangan perintis ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah itu bisa memberi dampak positif terhadap kemajuan ekonomi di daerah.

"Khususnya daerah-daerah yang selama ini nanggung untuk ke pusat kota," kata Bambang.

Dia mengaku, telah sejak lama memperjuangkan adanya moda transportasi udara perintis ke daerah-daerah yang memiliki potensi sumber daya besar, tetapi terkendala akses transportasi tersebut.

 

2 dari 4 halaman

Harga Avtur Bisa Lebih Murah

Meski saat ini sudah terwujud, Bambang masih berharap, harga bahan bakar pesawat atau Avtur, bisa kembali ditekan agar layanan penerbangan perintis dari Jakarta ke daerah menjadi lebih efisien.

"Biaya cukup tinggi, kalau sekarang Rp1,4 juta, kalau dulu Rp 800 ribuan, karena avtur naik. Sementara komitmen penerbangan perintis itu krusial," katanya.

Sesuai jadwal, penerbangan dari Bandara Pondok Cabe ke rute tujuan Purbalingga dan Pondok Cabe - Cepu Blora, pergi - pulang dilaksanakan setiap hari Jumat. Dengan menggunakan pesawat jenis ATR 72 yang mampu menampung 72 orang kapasitas penumpang.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Angkasa Pura II Jadi Operator Bandara Pondok Cabe

PT Pelita Air Service (PAS) berkolaborasi dengan PT Angkasa Pura II guna mengkaji bersama kelayakan operasi, teknik, dan bisnis pengelolaan Bandar Udara Pondok Cabe. Kolaborasi ini diinisiasi dalam rangka perencanaan pengembangan Bandar Udara yang berlokasi di Tangerang Selatan tersebut.

PT Angkasa Pura II dipercaya sebagai mitra dalam perencanaan dan juga nantinya menjalankan operasional bandara Pondok Cabe yang saat ini masih sepenuhnya dikelola oleh PT Pelita Air Service.

Enam+08:34Liputan6 Update: Subsidi BBM Bengkak hingga Rp 502 Triliun, Jokowi Harus Bagaimana? Kerjasama yang dilakukan dengan Angkasa Pura II yaitu penyusunan kajian dalam bentuk studi kelayakan yang mencakup aspek operasi, teknik, bisnis dan aspek legal.

Tak hanya itu saja, PT Pelita Air Service bersama PT Angkasa Pura II bekerjasama melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan meliputi pihak Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, PT Pertamina (Persero), Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan pihak-pihak terkait lainnya

Direktur Utama PT Pelita Air Service Dendy Kurniawan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Angkasa Pura II, mengatakan kerja sama yang dilakukan dengan PT Angkasa Pura II sebagai upaya dalam memaksimalkan potensi besar yang dimiliki Bandara Pondok Cabe untuk dapat dikembangkan.

“Dengan sinergi yang dilakukan PT Pelita Air Service dan PT Angkasa Pura II semakin membuka peluang besar dalam memaksimalkan aset yang ada, sehingga nantinya Bandara Pondok Cabe dapat memfasilitasi berbagai kegiatan bisnis di sektor Penerbangan dan diharapkan dapat memperkuat ekosistem penerbangan Indonesia,” kata Dendy, Kamis (14/7/2022).

4 dari 4 halaman

Tingkatkan Utilitas

Pihaknya pun semakin optimis dengan menjalankan langkah-langkah strategis dan mengembangkan aspek-aspek yang potensial akan semakin meningkatkan utilisasi dan fungsi dari Bandara Pondok Cabe.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, mengatakan, kolaborasi dengan PT Pelita Air Service akan menghadirkan layanan terbaik bagi penumpang pesawat di Bandara Pondok Cabe.

“AP II dan Pelita Air Service berkolaborasi untuk merencanakan pengembangan dan operasional Bandara Pondok Cabe menjadi bandara yang dapat memberikan seamless journey experience dan customer experience terbaik melalui penerapan teknologi. Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang pesawat dan maskapai, serta menjaga konektivitas udara di Indonesia,” kata Awaluddin.