Sukses

UMKM Jadi Prioritas di Rest Area

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah berkomitmen untuk mendukung penyediaan tempat promosi serta pengembangan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya pada area publik semisal rest area di jalan tol.

Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian BUMN untuk menyediakan tempat promosi serta mengembangkan Koperasi dan UMKM di ruang publik milik BUMN.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan, dengan adanya penandatanganan MoU ini, pihaknya akan terus mendorong UMKM agar senantiasa mampu menaikan skala usaha serta inovatif dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.

"Dengan adanya penandatanganan MoU ini, saya juga berharap pemberdayaan, terutama dalam aspek sumber daya manusia (SDM) harus terus didorong oleh berbagai pihak, terutama pemerintah pusat dan daerah. Termasuk yang menjadi bagian wilayah BUMN, sehingga UMKM dapat terus menopang pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Teten Masduki dalam keterangan tertulis, Minggu (17/7/2022).

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengungkapkan, penyediaan infrastruktur jalan tol merupakan salah satu bentuk strategi dari Kementerian PUPR untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM.

"Hal tersebut merupakan bentuk kemajuan dan kemakmuran UMKM itu sendiri," ungkap Hedy.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Rumah BUMN

Sementara Staf Ahli Bidang Pengembangan dan Keuangan UMKM Kementerian BUMN Lolo Srinaita Ginting menambahkan, untuk mendukung pemberdayaan UMKM, pihaknya telah membangun Rumah BUMN (RB). Itu merupakan wadah dari Rumah Kreatif BUMN yang terus memberikan motivasi bagi UMKM menuju kemandirian, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

"Tujuan utama dari Rumah Kreatif BUMN tersebut adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM, sehingga dapat terwujud UMKM yang berkualitas," ucap Lolo.

Senada, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, memastikan kesiapan Jasa Marga Group untuk menyediakan tempat promosi serta melakukan pengembangan Koperasi dan UMKM.

Saat ini, Jasa Marga disebutnya telah dan akan terus menyediakan ruang-ruang khusus bagi Koperasi maupun para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produknya di rest area yang dikelola oleh Jasa Marga Group.

“Penyediaan tempat-tempat promosi serta pengembangan Koperasi dan UMKM di rest area milik Jasa Marga sudah sejak lama kami lakukan. Jasa Marga berkomitmen untuk terus menggandeng koperasi daerah maupun para pelaku UMKM untuk ikut serta dalam kegiatan ekonomi di rest area," tuturnya.

 

3 dari 3 halaman

60 Persen UMKM

Lisye menambahkan, saat ini mayoritas tenant di rest area yang dikelola oleh PT Jasamarga Related Business selaku anak usaha Jasa Marga yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan rest area, berasal dari UMKM.

Sekitar lebih dari 60 persen tenant merupakan UMKM yang sudah menjadi bagian dari komunitas dari rest area itu sendiri. Sebanyak 478 UMKM yang tersebar di seluruh Rest Area Travoy ruas tol Jasa Marga Group tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan.

"Jumlah UMKM di rest area jalan tol Jasa Marga Group telah jauh melebihi ketentuan jumlah minimal 30 persen yang harus disediakan dalam infrastruktur publik, dimana salah satunya rest area jalan tol," pungkas Lisye.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS