Lampung Ekspor 265 Ton Ampas Kulit Nanas ke Jepang

Pada kuartal I 2020, sebanyak 265,77 ton ampas kulit nanas berhasil menembus pasar ekspor dengan 12 kali pengiriman.

Diterbitkan 17 April 2020, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) mencatat adanya peningkatan sertifikasi ekspor pada produk samping nanas berupa ampas kulit nanas. Pada kuartal I 2020, sebanyak 265,77 ton ampas kulit nanas berhasil menembus pasar ekspor dengan 12 kali pengiriman.

Angka tersebut terhitung besar, sebab pada 2018 lalu sertifikat ekspor ampas kulit nanas asal Lampung hanya tercatat sebanyak 15,59 ton. Jumlahnya meningkat 3 kali lipat menjadi 503,33 ton pada 2019.

"Alhamdulilah di tengah kelesuan akibat virus corona (Covid-19) saat ini, komoditas pertanian asal Lampung tetap melaju di pasar ekspor," kata Kepala Barantan Ali Jamil dalam siaran persnya, Jumat (17/4/2020).

Jamil mengatakan, Jepang merupakan negara terbanyak yang mengimpor ampas kulit nanas dari Lampung. Komoditas tersebut biasa digunakan sebagai campuran bahan pakan ternak.

Selain ampas kulit nanas, produk kopi dan palm kernel asal Lampung juga termasuk komoditas yang tetap melaju ekspor di tengah pandemi virus corona saat ini.

 

16 Negara

Kepala Karantina Pertanian Lampung Jumadh menyebutkan, sebanyak 16 negara terus memasok kopi khas asal wilayahnya. Di antaranya yakni Amerika Serikat, Jerman, Algeria, Georgia, dan Kanada.

"Terhitung 112,9 ton biji kopi dipastikan sehat, aman dan sesuai persyaratan di pasar global. Sementara untuk palm kernel, sebanyak 44,6 ribu ton masih dikirimkan ke pasar Selandia Baru saja," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6