Sukses

Dibuka Menguat, IHSG Kembali ke Level 6.000

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Kamis pekan ini. Nilai tukar rupiah di angka 13.668 per dolar AS.

Pada prapembukaan perdagangan, Kamis (6/2/2020), IHSG naik 24,41 poin atau 0,41 persen ke level 6.002,92. Penguatan tersebut berlanjut pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 32,30 poin atau 0,52 persen ke level 6.011,44.

Indeks saham LQ45 juga naik 0,77 persen ke posisi 983,78. Seluruh indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.013,69 dan terendah di 6.002,23.

Sebanyak 156 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 22 saham melemah dan 69 saham lainnya diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 15.754 kali dengan volume perdagangan 140 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 203,9 miliar.

Investor asing jual saham Rp 953,32 miliar di pasar regular, dan posisi rupiah di angka 13.668 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 1,25 persen. Kemudian disusul oleh sektor perkebunan yang naik 1,1 persen dan sektor konstruksi menguat 0,73 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga membawa IHSG di zona hijau diantaranya JKON yang melonjak 14,68 persen ke Rp 500 per lembar saham, PRIM menguat 17,09 persen ke Rp 370 per lembar saham dan INTD naik 9,09 persen ke Rp 240 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain HOTL turun 9,09 persen menjadi Rp 80 per lembar saham, MTWI melemah 6,06 persen menjadi Rp 62 per lembar saham dan SDPC tertekan 3,33 persen menjadi Rp 87 per lembar saham

2 dari 3 halaman

Perdagangan Kemarin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Sebanyak 224 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (5/2/2020), IHSG ditutup lompat 56,17 poin atau 0,95 persen ke posisi 5.978,51. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 1,21 persen ke posisi 976,55.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.978,51 dan terendah 5.924,37.

Sebanyak 224 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 173 saham melemah dan 152 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 422.967 kali dengan volume perdagangan 6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,9 triliun. 

Investor asing beli saham Rp 566,21 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.675.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya dua sektor yang melemah, yaitu sektor abeka industri turun 0,16 persen dan sektor perdagangan melemah 0,5 persen.

Sedangkan sektor saham yang menguat paling tinggi yaitu perkebunan menguat 3,87 persen, sektor industri dasar 2,29 persen dan sektor pertambangan menguat 1,35 persen.

Sementara saham-saham yang menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau antara lain RELI naik 27,27 persen ke Rp 182 per saham, OCAP naik 26,49 persen ke Rp 191 per saham dan ALMI naik 16,79 persen ke Rp 320 per saham.

Saham-saham yang melemah diantaranya DNAR yang turun 31 persen ke Rp 138 per lembar saham, POOL melemah 28,57 persen ke Rp 50 per lembar saham dan PCAR turun 24,63 persen ke Rp 202 per lembar saham. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading