Sukses

Habiskan Rp 900 Miliar, Proyek Pasar Senen Jaya Blok 1-2 Rampung di 2022

Liputan6.com, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Tbk memulai ground breaking pembangunan Pasar Senen Jaya Blok 1 dan 2. Perseroan menyiapkan dana sekitar Rp 900 miliar untuk kedua proyek yang ditargetkan selesai 2022.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Tbk Trisna Muliadi dalam sambutannya mengatakan, mulanya pengembangan Pasar Senen akan dilakukan untuk Blok 5. Namun karena Blok 1 dan 2 sempat terbakar, akhirnya kedua tempat tersebut yang lebih dulu diprioritaskan.

"Berdasarkan jadwal, saat ini Blok 5 yang harus dibangun. Namun karena blok 1-2 terbakar, jadi urgensinya blok 1-2 yang perlu dibangun. Jadi blok 1-2 lebih cepat dari rencana pembangunan kami," jelasnya di proyek Blok 1 dan 2 Pasar Senen Jaya, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Tbk Yohannes Henky Wijaya menyampaikan, pihaknya berinvestasi sekitar Rp 900 miliar untuk pembangunan Blok 1 dan 2 Pasar Senen Jaya ini.

"Investasinya kira-kira Rp 900 miliar. (Modal) Pembiayaannya kan pasti ada dari sewa kepada para pedagang, kemudian ada juga dari asuransi, karena kan waktu itu (Blok 1 dan 2) terbakar," ungkap dia.

Pria yang akrab disapa Henky ini menerangkan, luas lahan dari kedua blok pasar itu sekitar 68 ribu meter persegi. Targetnya, proyek ini dapat rampung pada April 2022.

Untuk proses pembangunan, Blok 1 dan 2 Pasar Senen nantinya bakal dikerjakan oleh beberapa anak usaha yang berada dibawah PT Pembangunan Jaya.

"Terus kemudian nanti pembangunannya oleh Jaya Konstruksi bersama dengan Jaya Teknik Indonesia," tukas Henky.

2 dari 3 halaman

108 PKL Senen Akan Dipindah ke Pasar Kenari Awal Desember

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, sebanyak 108 pedagang kaki lima Pasar Senen akan segera direlokasi ke Pasar Kenari Jakarta Pusat, awal Desember nanti.

"(Relokasi) di Pasar Kenari, ada 108 pedagang," ujar Irwandi, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Ia menuturkan, tidak semua PKL yang akan dipindahkan setuju dengan kebijakan tersebut. Kendati demikian, Irwandi bergeming, sebab relokasi dilakukan dengan pertimbangan penertiban.

Tidak jarang, kata Irwandi, para PKL menjajakan dagangan mereka di sebagian bahu jalan yang menimbulkan kemacetan. Ia menargetkan awal Desember para PKL sudah tidak lagi beraktifitas di sana.

"Karena nanti buat perbaikan underpass Senen yang lagi dibangun," tandasnya.

Sementara itu Direktur Utama PD Padar Jaya Arief Nasrudin mengatakan kios untuk PKL Senen sudah disediakan menyesuaikan jumlahnya. Jika dirasa masih kurang dan di Pasar Kenari sudah penuh, Pasar Jaya masih memiliki pasar lainnya untuk menampung pedagang.

"Kios di sesuaikan dengan kebutuhan yang diminta Pak Wali Kota agar semua pedagang bisa ditampung," kata Arief dikutip dari Antara.

Arief menambahkan, pedagang tidak perlu khawatir dengan jumlah pembeli karena Pasar Kenari dirancang sebagai tempat "one stop shopping" sehingga dapat menarik minat pengunjung dengan berbagai kebutuhan untuk datang berbelanja.

"Sekarang di Pasar Kenari Lantai 3, ada Jakbook yang cukup ramai dan sedang dalam proses pembangunan Bioskop di atasnya," kata Arief.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: