Sukses

Klub Bola Jerman Donasikan Rp 15,6 Miliar untuk Hormati Holocaust

Liputan6.com, Jakarta - Klub bola asal Jerman, Borussia Dortmund nyatakan akan mendonasikan uang sebesar USD 1,1 juta atau sekitar Rp 15,6 miliar (Kurs 1 Dolar = Rp 14,214) dalam rangka memerangi gerakan anti semitisme (sikap permusuhan terhadap kaum Yahudi).

Rencananya uang dari donasi ini akan mengalir ke Yad Vashem, museum peringatan Holocaust di Jerusalem.

Uang ini nantinya akan digunakan untuk membangun galeri baru, yaitu Shoah Heritage Collections Center, yang berisi artefak, foto, karya seni dan dokumen Holocaust, dikutip dari CNN, Kamis (4/4/2019).

Klub Bundesliga ini telah menyerukan ideologinya yang memerangi anti semitisme di Jerman melalui beragam program dan edukasi bagi para pendukungnya, termasuk mengatur rencana trip ke kamp konsentrasi untuk memberi wawasan bagaimana mengerikannya Holocaustnya.

Ketua Klub Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke menyatakan, suatu kehormatan bagi Borussia Dortmund dalam memperingati, mendokumentasikan, meneliti dan mengajarkan bagaimana Holocaust kepada seluruh orang.

"Generasi penerus kita harus tahu apa yang bisa dilakukan seseorang untuk membuat orang lain menderita dan kewajiban kita untuk menghindari itu," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Empat Organisasi Lainnya Turut Sumbang Ke Museum

Selain Dortmund, ada 4 organisasi lain yang mendonasikan harta mereka ke museum seperti Daimler, Deutsche Bank, Deutsche Bahn dan Volkswagen.

Galeri yang baru akan dibangun di Shoah Heritage Campus dan rencananya akan dibuka musim panas 2021.

Sebagai informasi, sejak dibuka tahun 1953, Yad Vashem sudah mengumpulkan beragam artefak, dokumentasi dan testimoni Holocaust.

Hingga saat ini, koleksi museum sudah mencapai 210 juta dokumen, 500 ribu foto, 131 ribu testimoni orang-orang yang pernah terlibat di Holocaust, lebih dari 32 ribu artefak dan lebih dari 11 ribu karya seni, semuanya berhubungan dengan Holocaust.

Survey CNN di tujuh negara di Eropa; Jerman, Britania Raya, Swedia, Perancis, Polandia, Hungaria dan Austri telah mengekspos prevalensi anti semitisme di 2018.

Di Jerman sendiri, 55 persen menyatakan anti semitisme masih tumbuh subur di negara tersebut. Sementara, 40 persen generasi muda di Jerman (usia 18 hingga 34 tahun) tidak tahu banyak tentang Holocaust.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Creator Fest 2019 Ajak Milenial Ekspresikan Makna Uang Lewat Karya Seni
Artikel Selanjutnya
Penghasilan Tak Pasti? Atur dengan 4 Langkah Ini