Samarinda juga Kebanjiran

Akibat banjir, sejumlah rumah penduduk, tempat ibadah, dan sekolah terendam air. Pengelola SDN Gunung Kelua terpaksa meliburkan siswanya dan menunda jadwal ujian catur wulan kedua.

Diterbitkan 08 Januari 2004, 00:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Samarinda: Hujan deras mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, selama sepuluh jam. Akibatnya, Sungai Mahakam meluap. Sebagian besar Kota Samarinda juga terendam air. Bahkan, ketinggian air di dua kecamatan, yakni Samarinda Ulu dan Samarinda Ilir, mencapai satu meter. Sejumlah rumah penduduk, tempat ibadah, dan sekolah juga terendam air. Pengelola Sekolah Dasar Negeri Gunung Kelua terpaksa meliburkan siswanya dan menunda jadwal ujian catur wulan kedua. Demikian pengamatan SCTV, baru-baru ini.

Genangan air juga terlihat di ruas-ruas jalan protokol, seperti Jalan dokter Sutomo, Jl Lambung Mangkurat, dan Jl Juanda. Ini menimbulkan antrean kendaraan roda empat dan dua yang melintasi kawasan tersebut. Sejumlah warga terlihat menyelamatkan harga benda mereka dari genangan air. Sebagian lainnya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau keluarga yang tak terkena banjir. Selain hujan deras, warga menuding sistem saluran pembuangan air yang buruk juga menjadi penyebab banjir.(ULF/Polmart Aritonang)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6