Liputan6.com, Jakarta - Bayi malang yang lahir dari keluarga tidak mampu, Selasa siang kemarin, dibawa ke rumah perlindungan sosial anak di Jakarta Timur. Keluarga besar orangtua penjual bayi mengaku terkejut.
Hingga 2 WNI sudah 5 hari diculik belum dibebaskan oleh kelompok sipil bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kapolda Papua kemarin bertemu konsulat negara Papua Nugini, untuk merundingkan kerja sama pembebasan 2 orang sandera tersebut. (Dan/Rmn)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/809697/original/014626900_1423658712-kaki_bayi.jpg)