Sebuah modus baru pencurian mobil yang memanfaatkan teknologi canggih terungkap. Ramai dikabarkan bahwa kini para pelaku pencuri mobil menggunakan sebuah perangkat yang populer dengan sebutan 'radio jammer'.
Cara kerja alat ini sebenarnya cukup simpel. Menurut laman Hackaday, Sebuah perangkat radio jammer diciptakan untuk mengacaukan frekuensi dalam upaya mengganggu kinerja remote dan alarm mobil. Dengan begini, pemilik akan kesulitan mengunci pintu mobil dengan menggunakan remote.
Umumnya para pemilik mobil akan mengira bahwa baterai remote mereka lemah dan memilih untuk mengunci pintu dengan cara manual. Padahal secara tidak disadari sebenarnya mobil Anda telah terkena dampak radio jammer dari pelaku yang berada tidak jauh dari lokasi Anda memarkirkan mobil.
Selain mengganggu fungsi remote, radio jammer juga mampu merusak alarm mobil Anda. Ini artinya, mengunci mobil secara manual juga tidak akan mencegah terjadinya pencurian.
Ada baiknya Anda tetap berwaspada dengan menggunakan kunci ganda pada stir mobil dan tidak meninggalkan barang-barang berharga di dalam mobil.
Apa itu radio jammer?
Radio Jammer didesain untuk memotong sinyal dan alarm dari berbagai perangkat yang memancarakan frekuensi radio. Bentuknya, berupa alat kecil yang bisa dibawa dengan mudah dan memiliki jangakuan hingga radius 15 meter.
Sebelumnya perangkat jenis radio jammer kerap digunakan di sejumlah negara untuk mengganggu frekuensi radio asing agar suara siaran radionya tidak dapat terdengar dengan jelas.
Hati-hati! Marak Pencurian Mobil Bermodus `Radio Jammer`
Selain mengganggu fungsi remote, radio jammer juga mampu merusak alarm mobil Anda.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/638104/original/pencurian-140216c.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380253/original/006195600_1792662795-cek_fakta_-_megawati_bantuan.jpg)