ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna, Rival OpenAI Ini Tumbuh 10x Lebih Cepat

ChatGPT jadi aplikasi tercepat tembus 1 miliar pengguna aktif bulanan, namun pesaing OpenAI malah tumbuh hingga 10x lebih cepat menurut Sensor Tower.

Diterbitkan 14 Juni 2026, 12:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - ChatGPT mencatatkan rekor baru di tengah perdebatan sebesar soal masa depan kecerdasan buatan (AI). Chatbot besutan OpenAI tersebut dilaporkan sudah menembus angka 1 miliar pengguna aktif bulanan secara global.

ChatGPT menjadi aplikasi  tercepat yang mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan, sebagaimana dikutip dari laporan Sensor Tower, Minggu (14/6/2026).

Angka tersebut didapat OpenAI hanya dalam kurun waktu sekitar tiga setengah tahun setelah pertama kali aplikasi chatbot itu diperkenalkan pada November 2022.

Pencapaian ChatGPT ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Google Maps, di mana aplikasi buatan Google itu butuh waktu sekitar lima tahun untuk mencapai jumlah pengguna yang sama.

Sebagai perbandingan, raksasa teknologi seperti Instagram, TikTok, dan YouTube juga butuh waktu jauh lebih lama untuk mencapai milestone serupa dengan ChatGPT.

Namun di balik rekor besar ini, ada cerita lain yang justru lebih menarik perhatian. Ternyata, kompetitor OpenAI tumbuh jauh lebih cepat secara persentase.

Claude dan Meta AI Melesat, ChatGPT Malah Melambat

ChatGPT memang masih menjadi pemimpin pasar, tetapi persaingan di aplikasi AI mulai terasa lebih ramai dan panas. 

Sensor Tower mencatat, jumlah pengguna bulanan Claude milik AnthropicClaude Anthropic tumbuh sekitar 640 persen secara tahunan. Sementara itu, Meta AI mencatatkan pertumbuhan 973 persen.

Lalu bagaimana dengan ChatGPT? Chatbot AI ini hanya tumbuh 62 persen pada periode yang sama. 

Analis Sensor Tower Abe Yousef menyebut, peningkatan kualitas model dan sentimen pasar lebih positif ikut mendorong pertumbuhan aplikasi AI pesaing ChatGPT. Ini berarti, banyak pengguna tidak lagi melihat AI sebagai tren sesaat.

 

Kontroversi Tetap Membayangi OpenAI

OpenAI Luncurkan GPT-4o AI Lebih Cepat dan Gratis untuk Semua. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Salah satu momen krusial yang mengubah lanskap kompetisi AI terjadi pada akhir Februari lalu, di mana OpenAI mengumumkan kerja sama dengan Pentagon.

 

Sontak kabar tersebut memicu reaksi keras dari publik. Sensor Tower mencatat, aksi hapus aplikasi atau uninstall ChatGPT pun melonjak hingga 295 persen dalam sehari.

 

Gelombang kemarahan ini berdampak langsung pada kompetitor, di mana Claude sempat menjadi aplikasi gratis nomor satu di App Store iPhone.

 

 CEO OpenAI, Sam Altman, sempat berusaha meredakan situasi dengan menjanjikan perlindungan tambahan agar teknologi AI mereka tidak digunakan pemerintah untuk mengawasi warga negara Amerika Serikat. 

 

Meski demikian, beberapa pihak menilai komitmen tersebut masih menyisakan ruang abu-abu yang cukup besar.

 

Di sisi lain, Anthropic mengambil sikap berbeda. Perusahaan ini menolak memberikan akses model AI mereka untuk pengawasan domestik massal maupun pengembangan senjata otonom penuh.

ChatGPT bakal Jadi Super App

Ilustrasi OpenAI dan jawaban dari ChatGPT. (AP Photo/Michael Dwyer, File)

Lebih lanjut, OpenAI dikabarkan segera meluncurkan pembaruan besar-besaran yang akan mengubah ChatGPT menjadi sebuah super app.

Langkah ini menandai pergeseran besar, di mana platform kecerdasan buatan (AI) tersebut tidak lagi sekadar menjadi teman mengobrol virtual, melainkan pusat ekosistem digital multifungsi.

Berdasarkan laporan pertama dari The Financial Times, sebagaimana dikutip dari Engadget, Senin (8/6/2026), perombakan ChatGPT ini dirancang untuk mendorong pengguna mengeksplorasi fitur yang lebih luas.

Selain bercakap-cakap, pengguna nantinya dapat langsung mengakses alat pemrograman (coding), generator gambar, hingga berbagai aplikasi besutan mitra eksternal seperti Canva dan Booking.com dalam satu wadah.

Pembaruan radikal ini diperkirakan bakal meluncur dalam beberapa pekan ke depan. Sebagai tahap awal, transformasi visual dan fungsi tersebut akan muncul terlebih dahulu pada situs web resmi dan aplikasi seluler ChatGPT.

Meski versi gratisnya telah sukses menjaring jutaan pengguna global, OpenAI kini mengalihkan fokus untuk menggaet lebih banyak klien korporat (enterprise).

Melalui super app ini, OpenAI ingin membuktikan bahwa ChatGPT mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks di dunia kerja, bukan sekadar menjawab pertanyaan interaktif.

Dongkrak Pendapatan

Strategi ini dinilai krusial untuk mendongkrak pendapatan perusahaan dari sektor bisnis skala besar. Suntikan modal dari adopsi massal oleh para pekerja kantoran ini diproyeksikan bakal memuluskan rencana besar OpenAI untuk melantai di bursa saham (IPO/Initial Public Offering).

Perusahaan rintisan yang dipimpin Sam Altman ini dirumorkan membidik waktu go publicpaling cepat pada September 2026.

Selain demi urusan isi dompet perusahaan, langkah agresif OpenAI ini juga dipicu oleh persaingan yang kian memanas di industri AI. Rival utama mereka, Anthropic, baru-baru ini juga mengumumkan rencana serupa untuk segera menggelar IPO.