Pelanggan Makin Pintar, Biznet Ungkap Kualitas Internet Kalahkan Gengsi Harga Murah

Biznet mengungkapkan bahwa salah satu indikator keberhasilan perusahaan sepanjang tahun 2025 adalah tingginya nilai rekomendasi dari pelanggan.

Diterbitkan 04 Maret 2026, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menghadapi persaingan industri internet yang kian kompetitif, Biznet secara resmi memaparkan strategi bisnisnya untuk tahun 2026 yang berpijak pada keberhasilan capaian pada 2025.

Mengacu pada hasil survei bersama Ipsos, penyedia layanan internet ini mencatatkan kenaikan signifikan pada aspek Customer Experience (CX) dan loyalitas pelanggan.

Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, mengungkapkan bahwa salah satu indikator keberhasilan perusahaan sepanjang tahun 2025 adalah tingginya nilai rekomendasi dari pelanggan.

Hal tersebut didorong oleh kualitas layanan yang sesuai dengan janji kampanye pemasaran perusahaan, termasuk iklan.

Berdasarkan data internal dan survei pasar, Biznet menemukan pergeseran perilaku konsumen di Indonesia. Jika sebelumnya harga menjadi faktor penentu utama, kini masyarakat lebih mengedepankan kualitas sebelum mempertimbangkan biaya.

"Masyarakat Indonesia kini lebih pintar. Mereka bertanya dulu kualitasnya bagus atau tidak, baru bicara harga. Jika kualitasnya terbukti baik melalui rekomendasi orang terdekat, harga yang lebih tinggi pun dianggap wajar," ungkap Adri, Selasa (3/3/2026) di Jakarta.

Tren ini tercermin dari data kepuasan pelanggan yang naik 3% dibandingkan tahun 2024. Selain itu, porsi pelanggan lama (yang berlangganan lebih dari 3 hingga 12 bulan) terus meningkat, menandakan rendahnya angka turnover (perpindahan pelanggan).

 

Jadi Top of Mind Nomor 2 di Indonesia

Di sisi branding, Biznet mengklaim telah menempati posisi Top of Mind nomor 2 secara nasional di antara lima provider besar yang disurvei. Skor Top of Mind Biznet melonjak dari 9% menjadi 14%.

"Jika orang mencari internet cepat dan berkualitas, pilihannya langsung ke Biznet. Ini menunjukkan brand kami sudah menjadi salient atau pilihan utama yang muncul secara spontan di benak konsumen," Adri menambahkan.

Beberapa faktor kunci yang mendorong kepuasan tersebut antara lain:

  • Ekspansi Bandwidth: Penambahan kapasitas bandwidth sebesar 30% pada tahun 2025.
  • Strategi Harga Wilayah: Penyesuaian harga untuk kota lapis kedua dan ketiga (seperti tingkat kabupaten) mulai dari Rp 175.000 guna menjangkau daya beli daerah.
  • Kualitas Sumber Daya Manusia: Performa teknisi dan tim penjualan yang dinilai memuaskan oleh pelanggan.

Strategi Biznet pada 2026

Memasuki tahun 2026, Biznet akan mengusung strategi yang lebih personal dengan memanfaatkan kekuatan "rekomendasi jujur".

Adri menekankan bahwa bisnis internet saat ini sangat bergantung pada ulasan antar-pengguna yang autentik, melampaui efektivitas promosi melalui Key Opinion Leader (KOL) berbayar.

"Bisnis ini adalah bisnis rekomendasi. Kami harus menjaga tingkat satisfaction tetap tinggi agar pelanggan secara sukarela merekomendasikan layanan kami kepada keluarga dan rekan mereka. Inilah yang menjadi fondasi strategi kami ke depan," ia memungkaskan.

Infografis Pembatasan Medsos dan Bahaya VPN Gratis