Detik-Detik Timnas Indonesia Alami Gangguan Teknis Jelang Turnamen Mobile Legends China-ASEAN 2025

Setelah sebelumnya dikabarkan siap memenangkan China-ASEAN Esports Competition (CAEC) 2025, kini Tim esports MLBB Indonesia dikabarkan mendapati sejumlah permasalahan teknis. Apa akar masalahnya?

Diterbitkan 19 September 2025, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim esports MLBB Indonesia telah siap mengharumkan nama Tanah Air dalam ajang internasional, yakni China-ASEAN Esports Competition (CAEC) 2025.

Namun, sebuah hal tak terduga terjadi jelang beberapa jam sebelum turnamen diselenggarakan. Kabarnya, tim mengalami beberapa kendala teknis saat menjalani proses latihan.

Mengutip Antara, Jumat (19/9/2025), berdasarkan pernyataan pelatih tim esports Mobile Legends Indonesia, Richard Permana, kondisi pemain masih berada dalam keadaan baik, meskipun terdapat beberapa pemain mengalami gangguan kesehatan ringan.

“Sejauh ini aman-aman saja, paling ada beberapa yang sakit, tapi kita sudah siapkan obat," kata Richard. 

Meskipun dikatakan aman, menurut Richard kendala utama saat ini berada di faktor teknis, mulai perangkat pertandingan, internet yang tidak stabil, hingga susahnya pencarian lawan uji tanding karena penggunaan akun dan server lokal China.

Berdasarkan paparan sang pelatih, salah satu hal paling krusial dari permasalahan tersebut adalah terlambatnya penyerahan perangkat untuk latihan (Realme Neo 7), mengakibatkan berkurangya jatah waktu latihan tim Indonesia.

Selain itu, pembatasan tempat latihan Timnas Indonesia yang hanya diperbolehkan di sekitar area hotel juga membuat tim kesusahan mendapatkan alternatif koneksi internet lebih baik.

Timnas Valorant Siap Tanding di CAEC 2025

Selain tim E-Sports tingkat nasional dari Indonesia yang siap bertempur di laga Mobile Legends, timnas turut hadir untuk nomor Valorant  dengan beberapa anggota: Rayhan Filardhi Azhar, Thomas Alfiantino, Lingardi Putra, Davin, dan Alehandro Fabain yang dibesut pelatih Baskoro Dwi Putra.

Nantinya, timnas esports Indonesia Valorant ini akan bersaing di Grup A melawan tim-tim asal Kamboja, Thailand, dan Malaysia.

Prestasi Indonesia di Kancah Esports Internasional

Lebih lanjut, keikutsertaan Indonesia di CAEC 2025 bukan tanpa modal. Atlet-atlet esports Tanah Air sebelumnya sukses menorehkan prestasi sangat membanggakan.

Ambil contoh tim eFootball Mobile Indonesia, di mana mereka sukses memborong tiga medali emas di ASEAN Youth Esports Championship (AYESC) 2025.

Ada lagi timnas MLBB Women's Vitality, di mana para srikandi Tanah Air ini mampu meraih gelar juara di Esports World Cup 2025.

Tak hanya itu, dominasi tim-tim Indonesia seperti Evos, RRQ Kazu, Vitality, dan Onic Esports di ajang Free Fire World Series SEA Spring 2025 juga jadi bukti nyata kualitas esports nasional semakin kuat.

Hasil MPL ID S16 Week 4

Di sisi lain, turnamen MPL ID S16 week 4 kembali menyajikan pertandingan panas dan mendebarkan bagi masing-masing fans tim esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Onic Esports Catatkan Rekor Sempurna

Di pekan ini, Onic Esports masih tampil perkasa dan masih belum terkalahkan oleh tim MLBB mana pun. Tampil sebagai 'the dream team', tim berjuluk landak kuning ini sempat bermain imbang melawan Navi.

Namun, kekuatan Kairi, Sanz, Kiboy, Skylar, dan Lutphiii ternyata masih sulit untuk ditumbangkan. Alhasil tim esports Navi harus mengaku kalah dengan skor akhir 1-2.

Skylar dkk semakin menunjukkan dominasinya lewat kemenangan tanpa balas atas Team Liquid ID dengan skor 2-0.

Tak hanya itu, landak kuning menorehkan catatan luar biasa karena sepanjang dua game melawan Team Liquid ID, tidak ada satu pun pemain Onic tumbang.

Infografis Dampak Bermain Game Berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)